Pembukaan Pelestarian Alam Dipusatkan di Pura Pasar Agung Batur Kintamani

TNI Angkatan darat menggelar acara “Kick Off Pelestarian Alam” dengan tema “AD Bersama Rakyat Bersatu dengan Alam untuk NKRI”. Kegiatan dipusatkan di Kabupaten Bangli, tepatnya di areal Pura Pasar Agung, Desa Batur, Kecamatan Kintamani, Kamis (4/1/2024) dengan dibuka Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Harfendi. foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – TNI Angkatan darat menggelar acara “Kick Off Pelestarian Alam” dengan tema “AD Bersama Rakyat Bersatu dengan Alam untuk NKRI”. Kegiatan dipusatkan di Kabupaten Bangli, tepatnya di areal Pura Pasar Agung, Desa Batur, Kecamatan Kintamani, Kamis (4/1/2024) dengan dibuka Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Harfendi.

Turut hadir Wakapolda Bali, Brigjen (Pol) I Gusti Kade Budhi Harryarsana; pejabat utama Polda Bali, Kapolres Bangli, AKBP I Dewa Agung Roy Marantika; dan Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar.

Read More

Acara penanaman pohon ditandai dengan pemukulan gong oleh Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, dan secara simbolis menanam 25 pohon di area pura Pasar Agung.

Lanjut di area Pura Tampuryang dengan jenis pohon ampupu 10 batang, pohon cemara hutan 15 batang, pohon alpukat 250 batang dan pohon mangga 250 batang. Kodam Udayana dan Polda Bali juga membersihkan danau serentak di wilayah Desa Kedisan dan Desa Buahan, dilanjutkan pendakian Gunung Batur oleh Pangdam Udayana.

Wayan Diar pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada TNI beserta jajaran, yang menyelenggarakan kegiatan penanaman pohon serta pembersihan lingkungan di areal Gunung dan Danau Batur.

“Kami ucapkan terima kasih kepada TNI, dalam hal Pangdam Udayana, yang memilih Bangli sebagai pusat kegiatan Kick Off Pelestarian Alam. Ini tentu akan bermanfaat untuk menjaga kelestarian lingkungan di Bangli, khususnya di kawasan Gunung Batur,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Sang Made Mahendra Jaya berkata penanaman pohon sangat penting dilakukan untuk merawat alam. Tujuannya agar tercipta harmoni dalam menghadapi ancaman perubahan iklim yang makin nyata mengakibatkan anomali cuaca. Beberapa belahan wilayah terjadi kemarau panjang yang berdampak kekeringan, gagal panen dan kerawanan pangan.

Juga terjadi bencana hidrometeorologi yang mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor. ”Pohon-pohon yang ada memberi manfaat besar bagi keberlangsungan kehidupan, yakni memberi udara segar, sumber makanan, dan serapan air,” pesannya.

Mahendra juga sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kodam IX/Udayana beserta jajaran atas prakarsa terselenggaranya kegiatan tersebut. “Ini merupakan aksi nyata merawat, menjaga dan melestarikan alam. Kegiatan ini perlu dilakukan secara berkesinambungan dan diikuti instansi lain,” pintanya. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.