Pembangunan Hidram Diharap Bisa Fasilitasi Kebutuhan Air Bersih

  • Whatsapp
BUPATI Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, meresmikan pompa hidram di Banjar Cacab, Desa Biaung, Kecamatan Penebel, Rabu (20/10/2021). Foto: ist
BUPATI Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, meresmikan pompa hidram di Banjar Cacab, Desa Biaung, Kecamatan Penebel, Rabu (20/10/2021). Foto: ist

TABANAN – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, meresmikan pompa hidram di Banjar Cacab, Desa Biaung, Kecamatan Penebel, Rabu (20/10/2021). Peresmian pompa yang merupakan program dari Kodam IX/Udayana itu, ditandai dengan pemotongan pita oleh Sanjaya, yang juga didampingi Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf. Ferry Adianto, dan undangan lainnya.

Program dari Kodam IX/Udayana yang sudah terlaksana empat kali. Selaku fasilitator adalah TNI, berkolaborasi dengan masyarakat dalam melakukan pengembangan fasilitas tersebut selama 1,5 bulan. “Dengan peresmian pompa hidram ini, diharapkan bisa memberikan manfaat, guna memenuhi kebutuhan air bersih dan air minum bagi 470 warga di Banjar Cacab,” ujar Sanjaya.

Bacaan Lainnya

Dia juga mengapresiasi program yang secara reguler dilakukan Kodam IX/Udayana. “Ini merupakan terobosan dalam mewujudkan harapan dan keinginan tentang membangun masyarakat Bali, khususnya di Tabanan,” ujarnya.

Dikatakan, program yang dilaksanakan Kodam IX/Udayana, dan kemudian direalisasikan secara gotong royong tersebut, menuai antusiasme tinggi di masyarakat. “Tabanan memang banyak air, tapi sumber airnya di bawah, sedangkan masyarakat tinggal di atas. Jadi, sedikit kesulitan untuk mendapatkan air,” tukasnya.

Selain itu, program tersebut juga diharapkan mampu membawa masyarakat menuju Tabanan Era Baru yang aman, unggul, dan madani. Dengan ada pompa hidram ini, secara langsung masyarakat di sini jadi aman, dan unggul. Artinya, di tempat yang lain belum memiliki hidram yang seperti ini, tapi di Cacab sudah memiliki keunggulan yang melebihi desa lain.

Baca juga :  Penerapan 24 Jam Bangli Era Baru Dievaluasi

“Dengan pompa hidram pula, mampu mengairi sawah dan menghidupi 470 jiwa. Artinya, kondisi tersebut bisa membuat masyarakat sejahtera,” tutup Sanjaya. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.