Pelatihan Barista Dilengkapi Uji Kompetensi Standardisasi

SALAH satu peserta pelatihan barista mempraktikkan cara membuat kopi. Foto: ist

GIANYAR – Meningkatkan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja dalam pengembangan standardisasi kompetensi kerja, UPTD BLK Agrobisnis dan Industri Disnaker Kabupaten Gianyar menyelenggarakan pelatihan berbasis kompetensi untuk barista, Senin (13/3/2023).

Pelatihan dibuka Kepala Disnaker Gianyar, Ida Ayu Ketut Surya Adnyani, dengan menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan mengalungkan tanda peserta.

Read More

Kepala UPTD BLK Agrobisnis dan Industri Disnaker Gianyar, Ni Ketut Dani, mengatakan, melalui pelatihan ini diharap mendapat tenaga kerja yang terampil, terlatih dan kompeten di bidangnya. Dengan pelatihan barista ini, kata dia, akan dapat mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan, serta dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Gianyar.

Pelatihan barista dilaksanakan selama 23 hari dengan 180 jam pelajaran, diikuti 16 peserta dengan melalui proses seleksi. ”Selama pelatihan berlangsung peserta mendapat konsumsi, modul, perlengkapan, pakaian kerja dan uang saku yang bersumber dari dana Kementerian Ketenagakerjaan, DIPA Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Lombok Timur,” jelasnya.

Saat membuka pelatihan, Surya Adnyani mengapresiasi program dan langkah UPTD BLK. Meski tahun 2023 baru berjalan tiga bulan, tapi pelaksanaan pelatihan sudah banyak dilaksanakan.

“Kalau tidak salah sudah empat kali. Mulai pelatihan pembuatan kue dan roti di Bitera dan Batuan, pelatihan tata rias dan hari ini (kemarin) saya buka pelatihan barista,” ujar istri Bupati Gianyar, Made Mahayastra, tersebut.

Dia memuji apa yang dilaksanakan BLK selama ini merupakan paket komplit. Tidak semata-mata konsumsi, modul, perlengkapan, pakaian kerja dan uang saku, tapi juga dilengkapi dengan uji kompetensi sebagai standardisasi. “Ini goal-nya yang paling berkesan nantinya, yang bisa dipergunakan untuk mencari pekerjaan,” jelasnya.

Pada tahun 2023, sambungnya, Disnaker Gianyar memiliki 12 paket pelatihan yang disambut baik masyarakat, terutama bagi generasi muda yang baru menyelesaikan sekolah atau yang masih kuliah. Pada seleksi kemarin, dari 32 yang mengikuti seleksi, dipilih 16 orang. “Jangan kecewa, bagi yang belum lolos seleksi, dapat mengikuti seleksi di tahap kedua dan ketiga,” sambungnya.

Selain itu, para peserta juga dilengkapi jaminan sosial selama dilaksanakan pelatihan barista, jadi keselamatannya akan terjamin. “Semua sudah dilindungi, sehingga adik-adik peserta pelatihan sudah terjamin keselamatan kerjanya,” jaminnya. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.