Pejeng Tetap Waspada Covid-19, Kembali Serahkan Bantuan Sembako Tahap II

SIMBOLIS - Empat Kelian Adat Banjar Intaran, Banjar Pande, Banjar Guliang serta Banjar Puseh menerima paket sembako untuk kemudian disalurkan langsung ke rumah-rumah warga. Bantuan sembako yang terdiri dari telor, beras, serta minyak goreng ini dananya bersumber dari Dinas PMD Gianyar untuk Covid-19 serta dari kas Desa Adat Jero Kuta Pejeng. foto: ist

GIANYAR – Walau nihil dari kasus Covid-19, prajuru Desa Adat Jero Kuta Pejeng, Gianyar tetap akan melaksanakan upaya pencegahan dan pengendalian serangan virus corona (Covid-19). Hal tersebut ditegaskan Bendesa Adat Jero Kuta Pejeng, Cokorda Gede Putra Pemayun, usai penyerahan bantuan paket sembako tahap II untuk 1.172 warga Pejeng, di Ancak Saji Puri Agung Soma Negara Pejeng, Senin (1/6/2020).

Saat penyerahan paket sembako tersebut, Cokorda Putra Pemayun menyampaikan, hingga kini serangan virus corona ini masih berlangsung di sejumlah daerah. Oleh karena itu, kewaspadaan terhadap munculnya serangan virus corona ini perlu terus ditingkatkan. “Syukur sampai saat ini, tidak ada warga Pejeng yang positif corona, namun demikian kita harus tetap harus waspada,” tandasnya, sekaligus membantah kabar yang beredar terkait ada warganya positif corona yang ternyata salah alamat pada KTP-nya.

Bacaan Lainnya

Sehubungan dengan hal peningkataan kewaspadaan tersebut, pihaknya tetap mengerahkan Satgas Covid-19 yang terdiri dari unsur prajuru desa adat serta pecalang untuk berjaga-jaga setiap pagi serta pada malam hari, secara bergiliran. ”Kita lihat dulu perkembangannya (kasus Covid-19-red) ini. Mudah-mudahan segera berakhir,” harapnya.

Persiapan New Normal

Di sisi lain, Prajuru Desa Adat Jero Kuta Pejeng dalam rapat yang dilaksanakan baru-baru ini mengeluarkan sejumlah keputusan yang pada intinya memberi sedikit kelonggaran kepada warga untuk melaksanakan aktivitasnya dibanding hari-hari sebelumnya.

Beberapa poin keputusan tersebut diantaranya soal operasional kegiatan pasar tradisional yang sebelumnya buka pukul 07.00 wita sampai pukul 14.00 wita, kini sedikit dilonggarkan dari pukul 06.00 sampai pukul 18.00 wita.

Begitu pula operasional pasar modern seperti mini market dan sejenisnya yang sebelumnya dibatasi buka pukul 10.00 wita sampai 19.00 wita, kini dimulai dari pukul 08.00 wita sampai pukul 21.00 wita.

Soal jam malam di wilayah Desa Adat Jero Kuta Pejeng yang sebelumnya dibatasi sampai pukul 20.00 wita, kini diperpanjang menjadi pukul 22.00 wita.

Masih ada sejumlah poin keputusan mesti ditaati yang pada intinya mengajak seluruh warga senantiasa waspada, mencegah penyebaran serta penularan gering agung yang bernama Covid-19 itu, dengan cara membiasakan mencucui tangan dengan sabun pada air mengalir atau dengan menggunakan hand sanitizer, menghindari kerumunan massa (social distancing), menjaga jarak (physical distancing) sekurang-kuranya 1 meter apa bila bertemu dengan krama lainnya, serta wajib menggunakan masker.

”Bagi pelanggar keputusan ini akan dikenakan sanksi pamidanda sebanyak 25 kg beras atau setara dengan Rp 250.000,,” tegas Ketua Satgas Gotong Royong Pencegahan Covid-19 Desa Pejeng, Ida Bagus Gede Suryawan, di sela-sela acara penyerahan paket sembako tahap II.

Disinggung hasil keputusan rapat prajuru adat tersebut sebagai persiapan menuju new normal, Cokorda Putra Pemayun mengatakan ini merupakan langkah awal menuju ke sana. “Kita ini masih persiapan menuju new normal. Kita lihat dulu perkembangan dari kasus corona ini,” ucapnya.

Paket sembako ini tahap II diterima secara simbolis empat Kelian Adat Banjar Intaran, Banjar Pande, Banjar Guliang serta Banjar Puseh untuk kemudian disalurkan langsung ke rumah-rumah warga. Bantuan sembako yang terdiri dari telor, beras, serta minyak goreng ini dananya bersumber dari Dinas Pemajuan Masyarakat Desa Adat untuk Covid-19 serta dari Kas Desa Adat Jero Kuta Pejeng. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses