DENPASAR – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat ada tambahan 1 pasien positif Covid-19 meninggal dunia, Senin (1/6/2020). Bali juga menambah 17 kasus positif covid-19 sehingga jumlah kumulatif menjadi 482 orang.
“Pasien positif Covid-19 bertambah 17 orang, yakni delapan orang merupakan pekerja migran dan sembilan orang kasus transmisi lokal,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra.
Sedangkan dengan tambahan 1 orang meninggal, laki-laki (57) WNI yang meninggal pada Minggu (31/5/2020) malam, maka jumlah pasien yang meninggal karena Covid-19 di Pulau Dewata menjadi lima orang (2 WNA, 3 WNI).
Dari informasi yang dihimpun posmerdeka.com, tambahan seorang pasien meninggal dengan inisial Ketut P (57) diketahui berasal dari Banjar Sayan Baleran, Desa Werdi Bhwuana, Kecamatan Mengwi, Badung. Ketut P meninggal dalam perawatan di RS Bali Mandara, Minggu (31/5/2020) malam sekitar pukul 20.00 Wita dan Senin (1/6/2020) pagi sudah dikubukan di setra (kuburan) Desa Werdi Buana.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Badung dr. Nyoman Gunarta juga membenarkan salah satu pasien covid-19 asal Sayan Baleran. Selain memang positif terkena virus corona, dari hasil pemeriksaan pasien, almarhum Ketut P juga mengidap penyakit jantung dan Diabetes Mellitus.
Ketut P diketahui terpapar Covid-19 dalam rapid test tahap II, Senin (25/5/2020) lalu. Almarhum merupakan pasien covid-19 ke-45 di Badung, dari total 53 pasien yang terkonfirmasi terpapar Covid-19 hingga Minggu (31/5/2020).
Dibalik kabar duka itu, Gugus Tugas juga menyebutkan kabar gembira, dimana ada tambahan lima orang pasien sembuh, empat orang diantaranya yang sembuh itu sebelumnya terinfeksi karena transmisi lokal dan satu orang pekerja migran Indonesia. “Jadi secara kumulatif, jumlah pasien yang telah sembuh menjadi 334 orang atau 69,29 persen,” ungkap Dewa Indra, seperti dilansir dari antaranews.
Hingga saat ini, jumlah pasien positif Covid-19 yang berstatus dalam perawatan (kasus aktif) ada 143 orang, yang berada di delapan rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas Denpasar, UPT RS Nyitdah, dan Badan Diklat BPK di Pering, Gianyar.
Dewa Indra juga kembali mengingatkan masyarakat untuk mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing atau menjaga jarak, di tengah situasi kasus transmisi lokal yang cukup tinggi.
Untuk jumlah kasus transmisi lokal, secara kumulatif ada 213 orang atau sebesar 44,19 persen dari total kasus positif di Bali. “Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini,” harap pria yang juga Sekda Provinsi Bali ini.
Selain itu, Dewa Indra meminta kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin semua dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19.
“Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kami minta semua elemen masyarakat membantu dan bekerja sama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapa pun yang pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19,” pungkas mantan Kepala Pelaksana BPBD Bali ini. yes
























