DENPASAR – Menatap Pilkada 2020, PDIP mendidik kadernya yang masuk dalam Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN). Khusus untuk Bali, DPD PDIP Bali mengirim enam kader dinakhodai Sekretaris BSPN, I Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack. Bersama kader seluruh Indonesia, mereka akan digembleng untuk meningkatkan kapasitas teknis di DPP PDIP mulai Jumat (24/7) s.d. Senin (27/7) mendatang.
Wakil Sekretaris Internal DPD PDIP Bali, Cokorda Gede Agung, Kamis (23/7/2020) membenarkan kader mengikuti pelatihan BSPN di Jakarta. Kegiatan tersebut sebagai persiapan partai menghadapi pilkada di enam kabupaten/kota. Biasanya, kata dia, masing-masing DPC yang pilkada yang dikirim ke Jakarta. Namun, karena kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang, struktur DPD yang mengambil alih.
“Supaya lebih mudah saja koordinasinya kalau kami ambil dari DPD. Untuk hal teknis silakan kontak Dewa Jack saja, karena beliau yang ke Jakarta,” ucap politisi asal Klungkung tersebut.
Dewa Jack yang dihubungi mengatakan, BSPN badan partai yang dibentuk dari struktur DPP, DPD, dan DPC seluruh Indonesia. Peningkatan kapasitas teknis pengurus BSPN itu, sebutnya, dijalankan secara bergelombang. Untuk materi yang diberi yakni panduan kerja BSPN, pengawalan pendaftaran pemilih, pengamanan surat suara dan penghitungan, pengamanan suara rekapitulasi berjenjang, sengketa dan perselisihan hasil pemilu. “Yang terakhir itu terkait siber BSPN,” urai Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali itu.
Untuk BSPN Bali, sambungnya, masuk dalam gelombang IV bersama Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, dan Papua. Dari agenda yang ada, gelombang IV kebagian jadwal tanggal 25-26 Juli. “BSPN Pusat menyediakan fasilitas dua kamar selama dua hari untuk kegiatan ini,” tandas politisi asal Buleleng tersebut. hen
























