BANGLI – Paving di depan Pura Ulun Danu Batur, Desa Batur, dan di kawasan Penelokan di Kecamatan Kintamani saat ini dalam kondisi rusak parah. Keadaan itu membahyakan para pemakai jalan. Sebagai catatan, paving di ruas jalan Provinsi Bali ini dibangun pada era kepemimpinan Bupati Bangli, I Nengah Arnawa, dan belum pernah diperbaiki.
Wakil Ketua DPRD Bangli, I Komang Carles, Rabu (28/7/2021) mengakui paving di depan Pura Ulun Danu Batur rusak cukup parah. Paving yang pecah dan terlepas meninggalkan lubang besar, yang tentu sangat membahayakan pemakai jalan. “Memang cukup parah, hampir puluhan tahun tidak pernah dilakukan perbaikan,” kata dia.
Meski begitu, dia menilai kerusakan terjadi sangat wajar, mengingat usia paving tersebut. “Setiap ada pertemuan di desa adat, kerusakan paving ini selalu mencuat. Masyarakat mengharapkan Pemrov Bali segera melakukan perbaikan, menimal melakukan pemeliharaan berkala,” pintanya.
Kerusakan tidak hanya di depan Pura Ulun Danu Batur, tapi juga di kawasan Penolakan. Dia khwatir saat pariwisata dibuka nanti, pemandangan itu akan menjadi preseden buruk bagi kawasan Penelokan. Justru ketika pariwisata ditutup seperti sekarang ini adalah saat tepat untuk melakukan perbaikan. Mengaku maklum pemerintah kesulitan keuangan karena pandemi, dia menyarankan perbaikan menyasar titik yang parah-parah saja.
Pantauan di Penelokan dan depan Pura Ulun Danur Batur, terlihat banyak paving pecah dan mengelupas, sehingga meninggalkan lubang. Hal ini membuat para pengendara ekstra hati-hati saat melintas. gia























