Pasien Corona Meninggal di Denpasar Sentuh 71 Jiwa

  • Whatsapp
I Dewa Gede Rai. foto: ist

DENPASAR – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Jumat (23/10/2020), kembali mengumumkan dua pasien positif Covid-19 meninggal dunia. Dengan demikian, total pasien Corona di Kota Denpasar yang meninggal dunia telah menyentuh angka 71 orang sejak virus ini mewabah.

“Kabar duka kembali menyelimuti penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Dua orang pasien dinyatakan meninggal dunia. Sementara kasus sembuh tercatat bertambah 21 orang dan kasus positif bertambah 22 orang yang tersebar di 15 wilayah desa/kelurahan,” kata Dewa Rai, Jumat (23/10/2020).

Bacaan Lainnya

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar ini menerangkan, kedua pasien ini berjenis kelamin laki-laki asal Desa Peguyangan Kangin yang dinyatakan meninggal di hari yang sama pada 15 Oktober lalu. Pasien pertama berusia 65 tahun, diketahui memiliki penyakit penyerta diabetes melitus dan hipertensi. Pasien kedua berusia 73 tahun, diketahui memiliki riwayat diabetes melitus.

Dewa Rai memaparkan penambahan kasus positif terbanyak terjadi di Desa Dangin Puri Kaja dengan 3 kasus positif baru. Disusul Desa Pemecutan Kelod, Kelurahan Kesiman, Desa Kesiman Kertalangu, Kelurahan Renon, dan Desa Tegal Kertha yang mencatatkan penambahan kasus positif masing-masing 2 orang. Sementara sembilan desa/kelurahan mencatatkan penambahan masing-masing 1 orang.

Baca juga :  Dewan Dorong Pemkab Badung Realisasi Dana Penanganan Covid-19, Sunarta: Bisa Dibelikan Sembako untuk Masyarakat

Secara kumulatif perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar yakni kasus positif tercatat sebanyak 3.110 orang. Dengan rincian, jumlah pasien sembuh mencapai 2.873 orang (92,38 persen), meninggal dunia 71 orang (2,28 persen), dan yang masih dalam perawatan 166 orang (5,34 persen).

Dewa Rai kembali mengingatkan semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19. GTPP mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Mari bersama terapkan 3M (menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan), serta menghindari 3R (ramai-ramai, rumpi-rumpi, dan ruangan sempit),” pesannya. 026

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.