Pandemi, di Karangasem Banyak Ibu Hamil, Berisiko Tinggi Saat Pandemi

  • Whatsapp
KEPALA Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama. Foto: ist
KEPALA Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama. Foto: ist

KARANGASEM – Sejak Januari sampai Juni 2021 ini, tercatat ada sebanyak 3. 872 ibu hamil di Kabupaten Karangasem. Jumlah tersebut bisa dikatakan relatif tidak menunjukkan adanya peningkatan signifikan kehamilan jika dibandingkan dengan pada tahun 2020, yang tercatat ada 7.374 ibu hamil.

“Sejauh ini masih relatif sama, tidak ada peningkatan yang signifikan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama, Kamis  (12/8/2021). 

Bacaan Lainnya

Di kesempatan terpisah, dokter kandungan di Karangasem, dr. I Gede Parwata Yasa, berujar kehamilan pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini cenderung memiliki risiko lebih tinggi terpapar virus Corona. Sebab, dalam pandemi ini daya tahan tubuh seorang ibu cenderung menurun, sering lelah, dan mudah sakit. Pada kehamilan normal, kata dia, seorang ibu hamil memiliki beban lebih berat bagi jantung dan paru-parunya, terutama pada usia kehamilan 35 minggu.

“Dengan kondisi tersebut, sangat rentan apabila terpapar Covid-19. Bisa menimbulkan risiko sangat fatal bagi ibu dan janin,” ulasnya. 

Oleh sebab itu, Parwata mengingatkan bagi ibu yang sedang hamil saat ini, sebaiknya mengurangi mobilitas keluar rumah. Jika memeriksakan kandungan ke dokter, sarannya, agar memperpanjang jarak waktu pemeriksaan, terkecuali bersifat darurat seperti pecah ketuban, pendarahan, demam, atau tidak ada pergerakan pada kandungan.

Baca juga :  Serinah Kunjungi Korban Kebakaran di Desa Pempatan, Rendang

“Pesan kami, kalau bisa jangan hamil dulu semasa pandemi ini. Tunda dulu program kehamilan, nanti jika sudah selesai pandemi baru melaksanakan program kehamilan,” jelasnya mengingatkan. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.