Paling Sedikit Kasus Covid-19 di Bali, Sekda Susila: Tabanan Tidak Boleh Lengah

  • Whatsapp
CEGAH COVID-19 - Wabup Tabanan, Komang Gede Sanjaya (tengah) saat menyerahkan 40 pcs APD kepada Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, berupa baju Cover All lengkap yang merupakan sumbangsih dari seniman asal Tabanan I Nyoman Nuarta. foto: antaranews.

TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bali, menduduki peringkat terakhir dari sembilan kabupaten/kota di Pulau Dewata untuk jumlah kasus positif Covid-19. Hal itu diungkapkan Sekda Tabanan, I Gede Susila, Minggu (17/5/2020).

Ia menjelaskan, Tabanan sampai saat ini masih paling sedikit di Provinsi Bali terkait jumlah kasus positif Covid-19, namun pihaknya mengimbau hal itu jangan sampai membuat semua pihak lengah karena penyebaran wabah ini masih ada, bahkan di Tabanan sudah sampai pada transmisi lokal.

Bacaan Lainnya

“Masyarakat Tabanan selalu menerapkan social and physical distancing serta pola hidup bersih dan sehat, yang salah satunya selalu menggunakan masker baik di luar maupun di dalam rumah demi kebaikan dan keselamatan bersama,” ujarnya.

Hingga kini 14 orang yang positif di Tabanan, tinggal tiga orang yang dirawat karena 11 orang sudah sembuh. “PDP hampir 30 orang dan sudah ditangani di RSU Nyitdah dan BRSU Tabanan serta selalu dipantau oleh petugas kesehatan,” terang Sekda Susila, yang dilansir dari antaranews.

Sementara dalam penanggulangan wabah virus Covid-19 di Tabanan, Pemkab mendapatkan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Besar Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Provinsi Bali. Bantuan tersebut berupa 500 paket ikan yang berisi ikan kembung, dua ikan kaleng, dan bakso ikan.

Baca juga :  Transmisi Lokal, Kembali Terjadi Penambahan Pasien Positif Corona di Buleleng

Kegiatan tersebut diadakan di halaman depan Kantor Bupati Tabanan, Minggu (17/5/2020) yang diserahkan langsung oleh Kepala Balai Besar Karantina Ikan Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Provinsi Bali kepada Sekkab Tabanan I Gede Susila.

Kepala Balai Besar Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Provinsi Bali, Anwar, mengatakan paket ikan yang diserahkan pada kesempatan ini merupakan hasil dari para nelayan di Bali yang kesulitan dalam melakukan pemasaran ikan.

Seanjutnya pihak KKP melalui Kepala Balai Besar Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Provinsi Bali membeli ikan tersebut dan disalurkan ke masyarakat dalam bentuk paket ini. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.