Nyuri Motor, Perempuan Diduga ODGJ Asal Malang Dipulangkan

  • Whatsapp
SUWARNI saat diamankan di Mapolres Jembrana, Minggu (13/12/2020). Foto: ist
SUWARNI saat diamankan di Mapolres Jembrana, Minggu (13/12/2020). Foto: ist

JEMBRANA – Suwarni (30) diamankan anggota Polsek Kawasan Laut Gilimanuk pada Sabtu (12/12/2020) pagi. Perempuan asal Dusun Randugembolo, Desa Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Malang, Jawa Timur itu membawa sebuah motor yang dilaporkan hilang di wilayah hukum Badung, Jumat (11/12/2020).

Dari informasi yang dihimpun, Minggu (13/12/2020), perempuan ini sebelumnya diamankan petugas yang berjaga di Pos I Pelabuhan Gilimanuk. Lantaran perempuan ini membawa sepeda motor Mio warna hitam nopol DK 3679 FK yang merupakan sepeda motor curian diwilayah polres Badung.  Namun saat menjalani pemeriksaan, perempuan tanpa identitas ini diduga mengalami gangguan jiwa atau ODGJ sehingga diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Jembrana.

Bacaan Lainnya

“Untuk mengungkap identitasnya, kami menggunakan alat mobile automated multi-biometric identification system (Mambis). Karena saat diperiksa perempuan ini mengarah ke gangguan jiwa dan terlantar sehingga kami serahkan ke Dinas Sosial agar dipulangkan sesuai alamat yang kami dapat (sesuai data di Mambis),” kata Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita.

Dikomfirmasi terpisah, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial Jembrana, IB Kade Biksa, membenarkan pihaknya menerima pelimpahan orang terlantar. Karenakemarin hari libur, sehingga orang tersebut masih diamankan di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jembrana. “Untuk pemulangannya, kami masih koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi mengingat orang ini berawasal dari Jawa timur atau di luar provinsi,” katanya.

Baca juga :  Hadapi Corona, Golkar Dorong Pemerintah Pakai Dana Darurat

Pemulangan perempuan yang diduga ODGJ tersebut berdasar surat permohonan dari Polres Jembrana. “Ini limpahan dari Polres konon melakukan tindakan pencurian. Tapi memang orang ini diajak ngomong sama sekali tidak nyambung,” pungkas Biksa. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.