Cegah Klaster Baru Saat Nataru, Masyarakat Diminta Bijak Manfaatkan Liburan

  • Whatsapp
WAKIL Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra. Foto: ist
WAKIL Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra. Foto: ist

BULELENG – Untuk mencegah munculnya klaster baru di Buleleng berasal dari liburan Natal dan tahun baru (Nataru) dalam waktu dekat ini, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Buleleng meminta agar masyarakat Buleleng lebih bijak memanfaatkan liburan di tengah pandemi Covid-19.Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng yang juga Wakil Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, mengatakan, masyarakat harus tetap melaksanakan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Hindari kerumunan pada musim liburan nanti. Ini agar betul-betul dipahami bahwa pandemi ini masih berlangsung. Semoga semua bisa saling menjaga, bisa menjaga diri sendiri, menjaga keluarga dan lingkungan,” kata Sutjidra, Minggu (13/12/2020).

Bacaan Lainnya

Sutjidra meminta agar perayaan Nataru di Buleleng tidak melibatkan orang banyak yang nantinya memicu terjadinya kerumunan orang. “Kalau tidak ada hal penting, kami minta masyarakat tetap tinggal di rumah. Karena pandemi Covid-19 ini masih belum berakhir, agar klaster penyebaran Covid-19 bisa dicegah,” tegasnya.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng, Made Sudama, Diana mengaku masih menunggu edaran resmi dari Dispar Provinsi Bali terkait pembatasan kegiatan yang bersifat kerumunan. Meski demikian, pihaknya mengimbau kepada pengelola hotel dan restoran di Buleleng agar tetap menerapkan protokol kesehatan mengacu cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment (ramah lingkungan) atau CHSE.

Baca juga :  Cari Pilkada Berkualitas, Begini Hasil Rakor Bawaslu Tabanan

“Libur tahun baru memang selalu dimanfaatkan wisatawan baik lokal dan domsestik berkunjung ke Buleleng. Kami tetap meminta agar destinasi wisata senantiasa tetap memperhatikan protokol kesehatan yang mengacu CHSE,” pungkas Sudama Diana.

Sementara itu, perkembangan penanganan kasus Covid-19 di Buleleng pada Minggu (13/12/2020), tercatat ada tiga orang dinyatakan sembuh, masing-masing berasal dari Kecamatan Gerokgak, Tejakula, dan Buleleng. Selain itu, ada penambahan kasus terkonfirmasi baru sebanyak enam orang. Secara kumulatif jumlah kasus positif Covid-19 di Buleleng sebanyak 1.236 orang, dengan rincian dinyatakan sembuh 1.109 orang, meninggal dunia 62 orang, sedang dirawat di Buleleng 50 orang, dan dirawat diluar Buleleng15 orang. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.