Nuek Bagia Phula Kerti Akhiri Rangkaian Karya Ngenteg Linggih di Parahyangan Kantor Bapenda Kota Denpasar

SUASANA Nuek Bagia Phula Kerti saat upacara Penyineban Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan dan Padudusan Alit di Parahyangan Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar pada Budha Pon Sungsang, Rabu (18/9/2024). Foto: ist
SUASANA Nuek Bagia Phula Kerti saat upacara Penyineban Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan dan Padudusan Alit di Parahyangan Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar pada Budha Pon Sungsang, Rabu (18/9/2024). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan dan Padudusan Alit di Parahyangan Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar telah berakhir yang ditandai dengan penyineban karya pada Budha Pon Sungsang, Rabu (18/9/2024). Prosesi Nuek Bagia Phula Kerti oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya; didampingi Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai dan para Kabid menandai berakhirnya seluruh rangkaian karya tersebut.

Dikatakan banten Bagia Pula Kerthi itu sebagai lambang dari akumulasi perbuatan kebaikan selama karya berlangsung. Kemudian di-tuwek (ditusuk) dengan keris untuk di-pralina dan selanjutnya di pendem. “Tujuan agar kelak tumbuh memberikan berkah yang lebih baik dalam menjalan tugas, utamanya  pelayanan pengelolaan pajak di Kota Denpasar,” katanya.

Read More

Diiringi suara gambelan dan kidung, rangkaian penyineban karya yang di-puput Ida Pedanda Gede Putra Pemaron Mandhara, Griya Kusumayati Yangbatu ini diakhiri dengan persembahyangan bersama oleh seluruh pejabat dan staf di Kantor Bapenda Kota Denpasar. 

Eddy Mulya; didampingi Dewa Rai saat disela pelaksanaan puncak karya menjelaskan bahwa rangkaian karya telah dimulai sejak 11 Juni 2024 yang diawali dengan nuntun Ida Bhatara dan pada 6 September 2024 dilaksanakan upacara mapakeling karya. Upacara negteg beras, ngingsah beras dan naceb sunari dilaksanakan pada Sukra Pon Wuku Julungwangi pada 12 September 2024 telah berjalan dengan lancar.

Selanjutnya pada Saniscara Wage Julungwangi, 14 September 2024 dilaksanakan Tawur Rsi Gana, Tawur Panca Kelud, pemelaspasan dan ngadegang Betara Rambut Sedana. Setelah Puncak Karya, Ida Bhatara nyejer sehari dan telah dilaksanakan penyineban pada Buda Pon Sungsang pada 18 September 2024

Eddy Mulya mengaku bersyukur seluruh rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan dan Padudusan Alit di Parahyangan Pura Kantor Bapenda Kota Denpasar ini telah berjalan lancar dan khidmat. Dimana, karya ini dilaksanakan sebagai wujud sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Hal ini utamanya untuk memohon waranugraha dan keselamatan dalam melaksanakan tugas dan diberikan kelancaran dalam melaksanakan tugas.

Dikatakannya, upacara ini juga sebagai upaya untuk menjaga keseimbangan palemahan, pawongan dan parahyangan. Terlebih ngadegang Ida Bhatara Rambut Sedana yang tak lepas kaitanya dengan tugas dan fungsi Bapenda dalam memberikan pelayanan di bidang penerimaan pajak daerah.

“Yang pertama kita bersyukur, astungkara seluruh rangkaian karya ini berjalan lancar dan Labda karya dengan harapan dapat memberikan vibrasi positif serta  manfaat dalam menjaga keseimbangan palemahan, pawongan dan parahyangan serta dapat mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi Bapenda sebagai instansi penerimaan pajak daerah dalam mencapai fiskal yang kuat untuk menuju Denpasar Maju,” ujarnya. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.