POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Murid baru SMPN 17 Denpasar antusias dan gembira mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah, Senin (21/7/2025). MPLS dilaksanakan di SMPN 14 Denpasar sebagai tempat belajar sementara murid SMPN 17 Denpasar, sembari menunggu rampungnya gedung SMPN 17 Denpasar di Jalan Nagasari, Penatih Dangin Puri.
Mereka tertib mendengar sambutan yang disampaikan oleh Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, saat membuka secara resmi pelaksanaan MPLS SMP se-Kota Denpasar, yang dipusatkan di SMPN 14 Denpasar. Mereka menyahut “cakep” ketika Kabid Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Putu Gede Astara, melaporkan rangkaian MPLS.
Astara mengungkapkan, MPLS dilakukan untuk mengenalkan murid baru ke warga sekolah, kurikulum, dan lingkungan sekolah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyebut MPLS tahun ajaran 2025/2026 dengan nama MPLS Ramah. MPLS Ramah dilaksanakan selama lima hari dengan tujuan untuk menumbuhkan dan menguatkan karakter serta profil lulusan murid baru, mengenal, beradaptasi dan berinteraksi positif, mengenal sarana dan prasarana di sekolah, mengenal kondisi lingkungan sekitar sekolah, mengenal kurikulum sekolah dan mengenalkan karakteristik dan kebutuhan perkembangan setiap murid baru.
Adapun enam prinsip MPLS Ramah, yaitu ramah, edukatif, efektif dan efisien, inklusif, partisipatif, dan fleksibel. “MPLS tidak hanya program yang berkaitan dengan pengenalan lingkungan sekolah saja, namun sebagai lingkungan pendidikan yang menekankan pentingnya pendidikan karakter, pengembangan bakat dan minat, serta semangat belajar,” jelas Astara.
Plt. Kepala SMPN 17 Denpasar, Ni Nengah Sujani, mengatakan bahwa MPLS dilaksanakan sesuai instruksi Kemendikdasmen. Tujuannya adalah menciptakan MPLS yang ramah, menghasilkan siswa berkarakter baik, mencegah perundungan, dan menghindari dampak negatif pada psikologi anak. ‘’Lewat MPLS Ramah dapat menciptakan sekolah yang menyenangkan dan nyaman, sehingga siswa dapat menerima pembelajaran dengan mudah dan termotivasi,’’ harapnya.
Pembangunan gedung SMPN 17 Denpasar ditarget rampung Desember 2025 dengan durasi penyelesaian pekerjaan selama 250 hari kalender atau sudah harus rampung pada tanggal 13 Desember 2025. Fasilitas sekolah ini juga mewah dan lengkap untuk mendukung pembelajaran.
SMPN 17 Denpasar dibangun dengan anggaran sebesar Rp40 miliar lebih. Gedung sekolah terdiri tiga unit. Di sisi selatan berdiri gedung lantai empat, sisi barat gedung lantai tiga, dan sisi tengah gedung lantai tiga dilengkapi dengan basement.
Untuk ruang kelasnya sendiri di SMPN 17 Denpasar ini total ada 30 kelas.Lain daripada yang lain, sekolah ini dibangun layaknya sebuah mall. Selain dilengkapi ruang kelas belajar mewah, juga dirancang perpustakaan, lab IPA, lab komputer, hingga area taman layaknya sebuah hotel. tra
























