Muntra Ajak Kader Golkar “Rimbunkan Beringin”

  • Whatsapp
Wayan Muntra bersama Sugawa Korry. Foto: ambros
Wayan Muntra bersama Sugawa Korry. Foto: ambros

DENPASAR – Sempat bersimpang jalan dengan DPD Partai Golkar Bali, tokoh Golkar asal Badung, Wayan Muntra, menyerukan kader partai bersatu kembali untuk “merimbunkan Beringin”. Segala konflik yang terjadi sebelumnya, dianggap selesai ketika Mahkamah Partai mengeluarkan putusan. “Bagi kader di Badung tentu harus kembali bersatu, berangkulan tangan untuk membesarkan Golkar di wilayah masing-masing,” pesannya usai pengumuman struktur DPD Partai Golkar Bali, Senin (9/3) lalu.

Muntra sebelumnya dicopot dari Ketua DPD Partai Golkar Badung oleh Plt Ketua DPD Partai Golkar Bali, I Gde Sumarjaya Linggih alias Demer. Muntra diganti Wayan Suyasa sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Badung. Kini Muntra dirangkul kembali oleh suksesor Demer yakni Nyoman Sugawa Korry, dengan didaulat sebagai Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM. Sejumlah nama yang dulu sempat berseberangan juga diajak masuk struktur DPD Partai Golkar Bali untuk rekonsiliasi.

Bacaan Lainnya

Adanya ribut-ribut kader di Badung usai dia dicopot, Muntra menilai itu bukan bentuk kekesalan, melainkan bentuk dukungan sebuah penegakan prinsip kebenaran. Waktu itu, tuturnya, dia dan kader di Badung merasa dinamika itu perlu dilakukan untuk mendukung dia agar perbedaan pandangan menjadi jelas. Ketidakpuasan itu berjalan ke satu proses di internal partai. Ketika sudah ada keputusan dari Mahkamah Partai Golkar, dia menghormati itu.

Baca juga :  Golkar Elus Gus Sidharta di Pilkada Denpasar

“Sejak Mahkamah Partai (memutuskan) sudah tidak ada lagi perbedaan, selesai di situ, saya kembali jadi kader Golkar. Karena saya sekarang di DPD Provinsi, harapan saya seluruh kader bahu-membahu agar tujuan partai untuk menang dan meraih kejayaan bisa dicapai tahun 2024,” serunya.

Membincang posisinya yang sekarang “naik kelas” ke DPD Golkar Bali, Muntra menyebut itu bagian dari diberi amanah oleh Sugawa Korry untuk membesarkan partai. Hal itu dianggap tugas mulia dan menjadi kebanggaan dia secara pribadi. Alasannya, tentu keputusan memilih dia di struktur sudah melalui pemikiran dan seleksi panjang. Di sisi lain, dia berjanji kepercayaan itu akan dibayar dengan kerja nyata demi partai.

“Saya akan mengemban baik kepercayaan ini. Semoga apa yang ditugaskan di Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM bisa saya laksanakan dengan baik,” cetusnya memungkasi. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.