JAKARTA – Sesuai agenda awal, Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) akan dilangsungkan Rabu (10/8/2022) siang ini di Hotel Sultan Jakarta.
Munaslub dilaksanakan Careteker yang dibentuk KONI Pusat, setelah tidak mengakui PB MI pimpinan Dr. Sudirman yang terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) PB MI dalam Munas di Subang Desember 2021.
Karena KONI Pusat mengancam MI tidak dipertandingkan pada PON 2024, sebagian besar Pengurus Provinsi MI menarik dukungan kepada Sudirman, berbalik mendukung keputusan Pengurus KONI Pusat membentuk PB MI yang baru.
Di sisi lain, Ketum baru PB MI semakin mengerucut mengarah kepada figur AA. La Nyalla Mahmud Mattalitti. Pasalnya, dari 27 Pengprov MI yang ada, sebanyak 19 termasuk Pengprov MI Bali memberikan dukungan tertulis di atas meterai Rp10.000 kepada LaNyalla yang juga Ketua DPD RI.
Saat dikonfirmasi, Ketua Umum Pengprov MI Bali Made Nariana bersama Ketua Harian Made Sumitra Chandra Jaya dan Sekretaris Wayan Suwita yang sudah berada di Jakarta menjelaskan, sebagian besar MI di Indonesia mementingkan ikut PON buat atletnya. ”Itulah sebabnya, apa yang diinginkan KONI membentuk PB MI yang baru mendapat dukungan mayoritas,” kata Nariana.
Sebelumnya, LaNyalla resmi sudah mendaftarkan diri sebagai calon PB MI periode 2022-2026. Dia merasa prihatin dengan berbagai persoalan internal PB MI yang pada akhirnya berimbas pada atlet.
LaNyalla yang selama ini merupakan Dewan Pembina PB MI merasa terpanggil untuk terjun langsung mengurus Muaythai Indonesia setelah melihat berbagai polemik dalam tubuh organisasi tersebut.
“Ini demi kemajuan olahraga Muaythai. Ini juga bentuk kepedulian saya bagi para atlet. Saya kasihan dengan kondisi mereka dimana banyak pengaduan dari atlet maupun pengurus daerah, bahwa kepengurusan organisasi ini telah banyak menyimpang dari AD/ART,” ujar LaNyalla, saat mengembalikan formulir pendaftaran, Jumat (5/8/2022).
Jika dirinya terpilih menjadi Ketua Umum PB MI, LaNyalla mengaku akan langsung melakukan pembenahan internal sehingga roda organisasi berjalan seiring dengan peningkatan prestasi atlet.
“Jika terpilih nanti saya langsung konsolidasi dan re-organisasi. Yang kurang tertib segera akan saya tertibkan supaya prestasi Muaythai melesat. Apalagi kita harus segera persiapkan diri untuk hadapi PON 2024,” tegas dia. yes























