Mulai 1 Januari 2021, Pengunjung Objek Wisata di Bangli Dipungut Retribusi

  • Whatsapp
LOKET tiket masuk kawasan objek wisata desa tradisional Penglipuran. Foto: gia
LOKET tiket masuk kawasan objek wisata desa tradisional Penglipuran. Foto: gia

BANGLI – Pemkab Bangli mulai 1 Januari 2021, menarik retribusi masuk objek wisata. Ini sesuai Peraturan Bupati Bangli Nomor 37 Tahun 2019. Objek wisata yang mengenakan distribusi yakni Penelokan,Terunyan, Penulisan, Pura Kehen, dan Desa Wisata Tradisional Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli. Sebelumnya memang tidak dipungut retribusi hingga akhir Desember lalu, kecuali Penglipuran hanya dikenakan dana punia.

Awal diberlakukan pungutan distribusi ini, sejumlah pengunjung membatalkan kunjungannya ke desa tradisional Penglipuran. Kondisi itu diakui pengelola objek wisata desa tradisional Penglipuran, I Nengah Monang. ‘’Kemungkinan pengunjung tersebut belum mengetahui besaran retribusi. Jadi mereka pikir-pikir untuk masuk,’’ sebutnya.

Bacaan Lainnya

Monang menegaskan, pihaknya hanya menjalankan putusan pemerintah. Terkait pemberlakuan distribusi tersebut pihaknya menyiapkan empat loket namun baru satu loket yang ada sistemnya.

Berdasarkan Perbup Nomor 37 Tahun 2019 besaran biaya masuk objek wisata yakni wisatawan domestik dewasa sebesar Rp25.000 dan anak-anak domestik Rp15.000. Sementara wisatawan mancanegara dewasa Rp50.000 dan anak-anak Rp30.000.

Sementara itu, untuk mencegah penyebaran dan memutus mata rantai penularan Covid-19 di wilayah Bangli, Satgas Enforce Kodim Bangli tetap melaksanakan langkah antisipasi untuk memberikan rasa aman bagi wisatawan. Di sejumlah tempat wisata disiapkan personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan pecalang untuk mengingatkan pengunjung protokol kesehatan.

Baca juga :  Lanal Denpasar Serahkan Bantuan Kemanusiaan ke Ponpes Darussalam Banyuwangi

Hingga Minggu (3/1/2021), kunjungan wisatawan masih datang silih berganti memadati sejumlah objek wisata di Kintamani, meskipun jumlahnya tidak seramai pada saat libur tahun baru. Menurut Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf I Gde Putu Suwardana,  saat dikonfirmasi terpisah membenarkan sudah memerintahkan Satgas Enforce Kerumunan Kodim Bangli  di masing-masing kecamatan untuk tetap melaksanakan tugas pada akhir musim libur ini. “Sebagai wilayah yang memiliki destinasi wisata tentunya wilayah Bangli, khususnya Kintamani dan Penglipuran akan tetap menjadi destinasi bagi wisatawan,’’ kata Dandim. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.