Mudik, ASN Disanksi Tegas, Gubernur Koster Perpanjang Bekerja dari Rumah

  • Whatsapp
GUBERNUR Bali, Wayan Koster. Foto: ist
GUBERNUR Bali, Wayan Koster. Foto: ist

DENPASAR – Memperhatikan perkembangan situasi dan kondisi berkaitan dengan penyebaran Covid-19, Gubernur Bali, Wayan Koster,mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 730/9251/MP/BKD tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Provinsi Bali.

Surat yang telah ditandatangani 20 April 2020 tersebut ditujukan kepada Bupati/Wali Kota se-Bali, Pimpinan Instansi Vertikal di Bali, Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Bali, dan Ketua Lembaga Layanan Pimpinan Tinggi Wilayah VIII.

Dalam Surat Edaran tersebut, menuliskan tentang masa pelaksanaan bekerja di rumah atau tempat tinggal (work from home) diperpanjang sampai dengan 13 Mei 2020, dan akan dievaluasi menyesuaikan situasi perkembangan di pusat maupun di daerah.

Sementara itu, untuk mencapai sasaran kerja dan memenuhi target kinerja melalui penyesuaian sistem kerja, maka dilakukan pengaturan. Pejabat fungsional dan staf administrasi bekerja di rumah dengan surat penugasan.

Baca juga :  Pemkab Badung Pastikan Program Kesejahteraan Masyarakat Tetap Berjalan di Tengah Pandemi

Sedangkan untuk mempercepat koordinasi dalam melaksanakan tugas selama bekerja di rumah, harus tetap di rumah dan handphone/WA/alat komunikasi harus tetap aktif. Apabila sewaktu-waktu diperlukan, dapat segera ke kantor.

“Pegawai yang mendapat penugasan bekerja di rumah melaksanakan pekerjaan sesuai dengan rencana kerja/tusi masing-masing dengan membuat laporan harian dan melaporkan hasil kerja kepada atasan masing-masing,” jelas Gubernur asal Sambiran ini.

Untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, Gubernur yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini meminta agar masing-masing unit kerja menerapkan sistem bagi tugas (piket) secara bergantian dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan penanganan Covid-19. Selain itu, untuk penjaga keamanan kantor, pengemudi, cleaning service, dan tukang kebun tetap bekerja seperti biasa.

Baca juga :  Mangku Pastika Gandeng NCPI Bali Bantu Sembako untuk Pecalang

Selama masa bekerja di rumah, lanjut dia, pimpinan unit kerja agar memastikan pegawainya untuk tidak melaksanakan cuti dan mudik sesuai surat edaran Menpan RB No. 46 Tahun 2020 tentang pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah dan atau kegiatan mudik, cuti bagi ASN dalam upaya pencegahan Covid-19.

“Apabila ada ASN yang melaksanakan mudik tanpa izin, maka akan diberikan hukuman disiplin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai disiplin pegawai,” pungkasnya. alt

banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 SMK BALI DEWATA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.