Minim Siswa Daftar ke SMAN 11 Mataram, Komisi IV DPRD NTB Minta Gubernur Iqbal Bersikap

ANGGOTA Komisi V DPRD NTB, Made Slamet (kanan), saat meninjau fasilitas di SMAN 11 Mataram yang masih belum ada. Foto: ist
ANGGOTA Komisi V DPRD NTB, Made Slamet (kanan), saat meninjau fasilitas di SMAN 11 Mataram yang masih belum ada. Foto: ist

POSMERDEKA.COPM, MATARAM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi NTB mengeluarkan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Tahun Ajaran 2025/2026. Namun, ada saja sekolah di Kota Mataram masih minim pendaftar. Salah satunya SMAN 11 Mataram di Majeluk, Kecamatan Mataram. Ini kontras dengan SMAN 1 Mataram, SMAN 5, SMAN 2 Mataram, dan SMAN 3 Mataram yang antre pendaftarnya melalui jalur non-akademik sejak dibuka pendaftaran mulai Jumat (20/6/2025) hingga Sabtu (28/6/2025).

Anggota Komisi V DPRD NTB, Made Slamet, mendesak Gubernur Lalu Muhamad Iqbal agar turun tangan memantau pelaksanaan SPMB SMA tahun ini. Dia menilai membeludaknya orangtua menyekolahkan anak ke sejumlah sekolah favorit, lantaran fasilitas hingga sarana prasana sekolahnya dirasa lengkap dan sangat memadai. Sayang, di SMAN 11 Mataram kondisinya masih memprihatinkan.

Bacaan Lainnya

“Di sini lapangan dan fasilitas olahraganya belum dibangun, semua masih tanah lapang. Ini juga belum termasuk ketiadaan mushola untuk siswa,” bebernya disela-sela meninjau SMAN 11 Mataram, Sabtu (28/6/2025).

Sidak ke sekolah di belakang TMP Majeluk itu dilakukan, karena hingga kini masyarakat Kecamatan Cakranegara masih banyak kebingungan mencari SMA. Padahal lokasi SMAN 11 dekat dengan Kecamatan Cakranegara, suasananya nyaman, dan banyak pohon yang rindang. “Bagaimana mau mendunia jika semua orangtua mau anaknya sekolah di sekolah favorit di Kota Mataram, sedangkan sekolah yang dekat rumah malah banyak warga yang enggak tahu?” sindirnya.

Dia mendesak Disdikbud NTB tidak tutup mata dengan kondisi sekolah pinggiran dan sekolah yang baru berdiri di Kota Mataram. Mesti ada perlakuan adil. Sebab, pemerataan pendidikan berkualitas sangat penting dilakukan tanpa memandang latar belakang sosial ekonomi, agama, suku, atau daerah tempat tinggalnya.

Bercermin dari kondisi di SMAN 11, Made minta untuk terjadi pemerataan agar anak-anak para pejabat dibawa ke SMAN 11. Termasuk para guru berkualitas juga dibawa ke sini. Jadi, pendidikan SMA di Mataram tidak numpuk di sekolah favorit saja.

Ketua Panitia SPMB SMAN 3 Mataram, Durun Nafiz, mengakui minat masuk SMAN 3 Mataram melalui jalur prestasi tahun ini meningkat tajam. “Ini menunjukkan banyak calon siswa kami yang memiliki potensi luar biasa di bidang non-akademik, baik seni, olahraga, maupun keagamaan,” ujar Nafiz via telepon, Minggu (29/6/2025).

Jalur prestasi memberi kesempatan bagi siswa yang memiliki prestasi di luar bidang akademik untuk mendapat kursi di SMA Negeri, tanpa perlu bersaing ketat dalam Ujian Nasional atau seleksi berbasis nilai rapor semata. Kriteria penilaian umumnya meliputi kejuaraan yang diraih di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional. “Kami akan melakukan verifikasi terhadap setiap berkas dan bukti prestasi yang diajukan,” tegas Nafiz. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses