Meski Kalah, Komang Ayu Paksa Unggulan Pertama BAC 2022 Bertarung Rubber Game

TUNGGAL putri Indonesia, Komang Ayu Cahya Dewi terhenti di babak 16 besar BAC 2022, setelah dikalahkan unggulan pertama Akane Yamaguch dari Jepang. foto: ist

MANILA – Perjuangan Wakil Indonesia di sektor tunggal putri, Komang Ayu Cahya Dewi akhirnya terhenti di babak 16 besar Kejuaraan Bulutangkis Asia atau Badminton Asia Championship (BAC) 2022, setelah dipaksa harus mengakui kehebatan pemain ranking dua dunia, Akane Yamaguch dari Jepang yang menjadi unggulan pertama di kejuaraan ini.

Meski kalah, setidaknya pemain asal Buleleng, Bali yang punya ranking 317 dunia ini memberikan perlawanan sengit di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Kamis (28/4/2022). Komang Ayu bahkan berhasil mengambil gim pertama dengan kemenangan 25-23, sebelum menyerah pada dua gim berikutnya dengan 9-21 dan 19-21.

Bacaan Lainnya

Nasib serupa juga dialami Putri Kusuma Wardani yang terhenti di babak 16 besar. Bahkan dia dikalahkan dengan mudah pemain peringkat 10 besar dunia, Pornpawee Chochuwong dari Thailand. Putri menyerah dua gim langsung 12-21 dan 11-21 dalam durasi 40 menit.

Dengan kekalahan Komang Ayu dan Putri Kusuma Wardani, maka tunggal putri Indonesia di Badminton Asia Championship 2022 habis. Sebelumnya, Gregoria Mariska Tunjung dan Stephanie Widjaja sudah lebih dulu tersingkir di babak pertama.

Bagi Komang Ayu pencapaiannya di BAC 2022 ini cukup menjanjikan. Sebagai pemain yang harus mengawali dari babak kualifikasi menuju babak utama (32 besar), Komang Ayu sempat membuat kejutan dengan menyingkirkan pemain peringkat 24 dunia, Han Yue dari China dengan dua gim langsung 21-14 dan 21-12.

Baca juga :  Dapat Petunjuk Gaib, Rochineng Lulus “S3” Ilmu Kerohanian

Sementara di babak kualifikasi, Komang Ayu melaju ke babak utama setelah mengandaskan wakil tuan rumah, Mikela Joy De Guzman dengan 25-23 dan 21-8 dan Myisha Mohd Khairul dari Malaysia dengan 21-18 dan 21-9.

Sayang di babak 16 besar, Komang Ayu terlalu cepat bertemu dengan unggulan pertama Akane Yamaguch. Walau kalah, perlawanan Komang Ayu setidaknya bisa memaksa Akane bekerja keras sebelum menang melalui pertarungan rubber game (tiga gim).

Senang dapat Kesempatan
Sebelum BAC 2022 dimulai, Komang Ayu mengaku senang mendapat kesempatan berlaga di Kejuaraan Asia 2022. Terlebih, dengan iming-iming poin besar setara turnamen BWF level Super 1000 membuat pebulutangkis-pebulutangkis kelas dunia turun gunung.

Peluang inilah yang membuat Komang Ayu menyimpan asa untuk menjajal kemampuannya. “Senang sekali saya bisa dapat kesempatan bertanding melawan pemain-pemain kelas dunia. Ini pertama kalinya saya turun di turnamen level atas,” ujar Komang Ayu, dikutip posmerdeka.com dari laman resmi PBSI.

“Ekspektasi saya, saya bisa mengimbangi permainan lawan-lawan yang levelnya di atas saya,” lanjut Komang Ayu yang masih berusia 19 tahun. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.