POSMERDEKA.COM, BULELENG – Lima desa di Buleleng mengalami krisis air bersih. Selain karena mesin pompa air rusak, hal ini juga disebabkan lantaran debit air menurun akibat dampak musim kemarau berkepanjangan.
Kepala BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, dikonfirmasi Minggu (29/10/2023) mengatakan, lima desa yang mengalami krisis air bersih itu yaitu Desa Tembok, Desa Madenan, Desa Bondalem Kecamatan Gerokgak, Desa/Kecamatan Sawan, Desa Selat Kecamatan Sukasada, serta Desa Kayuputih Kecamatan Banjar. Dari kelima desa itu tercatat ada sebanyak 3.431 kepala keluarga (KK) yang kesulitan untuk mengakses air bersih sejak September hingga Oktober 2023.
Dengan kondisi itu, pihaknya pun telah mengerahkan sejumlah mobil tangki milik BPBD hingga TNI-Polri dan Perumda Tirta Hita Buleleng untuk membantu menyuplai air bersih setiap hari ke desa-desa yang terdampak tersebut. ‘’Sampai saat ini sudah sebanyak 380 ribu liter air yang kita suplai untuk warga yang kesulitan air bersih,’’ kata Ariadi
Pihaknya pun memperkirakan, permintaan bantuan air bersih ini bakal terus berlanjut. Sebab BMKG memprediksi musim kemarau masih akan terjadi hingga pertengahan November 2023. ‘’Kemungkinan kita masih akan terus suplai air bersih ke wilayah yang debit airnya kecil. Namun kita menunggu permintaan dari pihak desa. Jika desa memohon bantuan air, kita langsung bergerak,’’ imbuh Ariadi.
Di sisi lain, Dirut Perumda Tirta Hita Buleleng, I Made Lestariana, mengakui sumber air yang dikelola mengalami penurunan debit air hingga 15 persen. Dengan penurunan debit air ini, layanan untuk pelanggan di beberapa daerah khususnya saat beban puncak pemakaian pada pagi dan sore hari menjadi kurang maksimal. Kondisi ini terjadi sejak awal Oktober 2023.
Lestariana pun meminta kepada masyarakat untuk mengubah dan melakukan penghematan penggunaan air, khususnya pada beban puncak di pagi dan sore hari. Semantara untuk wilayah yang sama sekali tidak mendapat akses air bersih, pihaknya pun menyiagakan mobil tangki menyuplai air bersih.
‘’Kami telah menyiapkan mobil tangki untuk membantu masyarakat yang kesulitan mengakses air bersih. Selama ini kita sudah sudah suplai ke berbagai wilayah,’’ pungkasnya. edy























