POSMERDEKA.COM, MATARAM – Lahir dan besar di lingkungan pesantren, Sulhan Muchlis menapaki jalur politik dengan bekal yang komplet. Di kancah politik Bumi Gora, Sulhan bukan nama asing. Di usia relatif muda dia menjabat pimpinan DPRD sekaligus pemimpin partai di Lombok Barat.
Melalui Partai Demokrat, dia mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Dapil Pulau Lombok. ”Sebagai santri, kami tidak hanya dididik menjadi pilar spiritual di tengah masyarakat. Kami juga dididik menjadi pilar yang siap setiap saat turut membangun bangsa dan negara,” kata Sulhan, Kamis (14/9/2023).
Sulhan mengklaim tahu persis apa yang dibutuhkan masyarakat Pulau Lombok. Dunia pendidikan dan pengembangan ekonomi daerah menjadi salah satu prioritasnya untuk diperjuangkan di Senayan kelak bisa terpilih.
Sulhan ingin menciptakan masyarakat yang lebih terdidik, adil, dan berdaya saing di tingkat lokal. Salah satu inisiatif utamanya adalah meningkatkan akses pendidikan berkualitas, terutama bagi anak-anak keluarga kurang mampu.
Direktur Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Mustafa Ibrahim ini yakin, dengan dukungan teknologi, platform pembelajaran akan dapat diciptakan, sehingga tersedia bagi semua anak. Dengan begitu, mereka dapat mengakses pendidikan berkualitas tanpa hambatan geografis atau ekonomi.
Sebagai sosok muda, Sulhan juga memberi perhatian besar kepada generasi milenial yang kini mendominasi populasi di NTB. Pada Pemilu 2024, jumlah pemilih generasi milenial mencapai 2,1 juta atau setara dengan 54 persen dari total jumlah pemilih.
Dia menyebut generasi milenial adalah generasi yang tumbuh dengan teknologi, dan memiliki visi berbeda tentang bagaimana Indonesia seharusnya berkembang. Mereka cenderung terbiasa dengan teknologi, dan inovasi mereka membantu meningkatkan efisiensi serta transparansi.
Lebih jauh diutarakan, memperjuangkan pendidikan berkualitas bagi generasi milenial menjadi tonggak penting. Makanya dia berkomitmen memperluas akses pendidikan berkualitas dan terjangkau, serta meningkatkan kualitas pendidikan untuk anak-anak muda tersebut.
Selain itu, akses generasi muda ke pasar kerja juga dia perhatikan. Platform untuk mengadvokasi program pelatihan keterampilan yang relevan dengan tuntutan pasar kerja modern disiapkan.
Program ini menyiapkan berbagai inisiatif yang akan mendukung kewirausahaan dan penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda. Muaranya adalah menciptakan peluang ekonomi lebih baik bagi generasi milenial.
Jika amanah masyarakat Pulau Seribu Masjid benar-benar ada di pundaknya, Sulhan berkata ingin membawa perspektif beragam dalam proses legislasi, yang mewakili berbagai kelompok masyarakat yang beragama. Hanya, dia sadar mewujudkan hal tersebut tak bisa dilakukan sendirian.
Meski hadir dengan solusi-solusi segar, dia juga dihadapkan pada tantangan yang tidak kecil. Sebab, ulasnya, terjun ke dunia politik dengan ide-ide baru memerlukan dukungan dan pemahaman dari pemilih.
”Saya sangat sadar akan tanggung jawab yang akan lahir manakala amanah diberikan masyarakat. Karena itu, saya akan terus mendengarkan dan berkomunikasi dengan masyarakat,” janjinya. rul























