Lupa Matikan Dupa, Rumah Jaya Dijilat Api

  • Whatsapp
DAPUR dan rumah milikI Nengah Jaya (51) di Banjar/Desa Bayunggede, Kecamatan Kintamani, Bangli, Selasa (26/10/2021) malam, ludes terbakar. foto: gia

BANGLI – Hanya karena lupa mematikan dupa usai sembahyang, kebakaran hebat mengamuk di rumah I Nengah Jaya (51) di Banjar/Desa Bayunggede, Kecamatan Bangli, Selasa (26/10/2021) malam. Dapur dan rumah miliknya terbakar dan jadi arang diamuk si jago merah.

Kapolsek Kintamani, AKP Benyamin Nikijuluw, Rabu (27/10/2021) membenarkan adanya musibah tersebut. “Kebakaran diduga api berasal dari dupa yang masih menyala usai sembahyang di dapur, dan ditinggal korban pergi ke kebun,” jelas Kapolsek.

Bacaan Lainnya

Dia menguraikan, sekira pukul 17.30 Wita korban pergi ke kebun. Tak lama berselang dia ditelepon kerabatnya, I Wayan Darma, mengabarkan dapur rumahnya terbakar. Dia bergegas pulang dan mendapati api besar melalap dapur rumahnya.

Dibantu para tetangga, korban berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sampai kemudian api dapat dijinakkan.

Menurut Kapolsek, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Hanya, korban mengalami kerugian material ditaksir mencapai Rp100 juta.

Sebelumnya, sekira pukul 14.30 Wita, di Pondokan Nyungsungan di Banjar/Desa Pinggan, Kintamani juga terjadi kebakaran yang melanda rumah I Made Sumerdana (40). Penyebabnya sama, api diduga berasal dari dupa yang masih menyala di gudang dan ditinggal korban pergi ke RSUD Bangli.

Baca juga :  Juara All England 2020, Praveen/Melati Mengaku Bangga

Sekitar pukul 12.30 Wita korban sembahyang, dan selesai sembahyang dia pergi ke RSUD Bangli untuk membesuk keluarganya yang dirawat di sana.

Pukul 14.30 Wita, saksi I Nengah Kalam yang sedang berkebun di tegalan miliknya, melihat kepulan asap dari pondok milik korban. Dia segera menghubungi korban dan menyampaikan kabar tersebut.

Namun, karena korban saat itu masih berada di Bangli, saksi mendatangi pondokan korban dan melihat membakar gudang tempat menyimpan alat-alat pertanian, juga dapur serta garase dengan Carry Suzuki Futura DK 8152 ME di dalamnya.

Kalam minta bantuan warga sekitar untuk bersama-sama memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, tapi korban mengalami kerugian kurang lebih Rp100 juta. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.