POSMERDEKA.COM, MATARAM – Sebanyak lima komisioner Bawaslu Kabupaten Lombok Barat (Lobar) terpilih periode 2023-2028, memastikan akan fokus bekerja. Hal ini sesuai dengan tupoksi mereka yang diatur dalam UU Pemilu Nomor 7/2017. Pula mengacu Perbawaslu dan atau produk-produk hukum lainnya. Lima komisioner Bawaslu Lobar adalah Rizal Umami menjabat Ketua Bawaslu, Samsul Hadi selaku Kordiv Pencegahan, Parmas & Humas; Ma’rifatullah selaku Kordiv Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi; Abdurrahman selaku Kordiv Hukum dan Sengketa. Terakhir, Hesty Rahayu menjabat Kordiv Sumber Daya Manusia dan Organisasi.
Samsul Hadi mengatakan, lembaganya tidak bisa berdiri sendiri tanpa keterlibatan optimal dari kalangan internal maupun eksternal di Lobar. “Kami, lima komisioner Bawaslu Lobar, siap bersinergi dengan pihak mana pun dalam rangka memastikan berjalannya tahapan Pemilu 2024 di Lombok Barat,” ujarnya, Kamis (24/8/2023).
Samsul menuturkan, lima komisioner Bawaslu terpilih di Lobar sudah solid dan kompak untuk merapatkan barisan di internal. Dia akan langsung mengawal tahapan pendataan pemilih tambahan. Selanjutnya menyikapi adanya Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 41/2023 tentang Persiapan Pengawasan Tahapan Penyusunan DPTB/DPTBLN dan DPK/DPKLN Dalam Negeri dan Luar Negeri
“Begitu juga dengan koordinator divisi lainya. Mereka juga langsung menyesuaikan dengan tim masing-masing dalam melanjutkan tahapan pengawasan yang ada. Tentu di bawah koordinasi dan diketahui Ketua Bawaslu, untuk dapat memastikan hak pilih masyarakat di Lombok Barat dapat terpenuhi sesuai aturan perundang-undangan,” jelas Samsul.
Kader muda NU itu memastikan akan terus berupaya mendorong keterlibatan langsung masyarakat di tingkat paling bawah, yakni RT/RW. Pula tokoh agama, tokoh masyarakat, termasuk kaum perempuan, dalam kerja pengawasan.
“Termasuk kami juga akan melibatkan kelompok difabel. Ini karena keterlibatan unsur tersebut sangatlah penting. Terutama dalam melawan politik uang, isu SARA dan segala potensi pelanggaran pemilu lainnya,” sambung Samsul.
Menyinggung penindakan pelanggaran pemilu, pihaknya akan tetap memedomani aturan yang ada. Hanya, langkah pencegahan akan fokus dilakukan dengan baik. “Tapi tetap semuanya butuh ada kebersamaan banyak pihak, termasuk para peserta pemilu dan masyarakat sebagai objek pemilih,” lugasnya. rul
























