Liga 4 Nasional: Sukses Revans, Pekanbaru FC Beri Kekalahan Pertama Perseden

DUA pemain Perseden, Firman Nur Assydhiq (kedua dari kanan) dan Gerry Wilson Wilson (kiri) berjibaku menghadapi Pekanbaru FC, pada lanjutan penyisihan Grup D Babak 16 Besar Liga 4 Nasional 2024-2025, di Stadion Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Selasa (13/5/2025) petang. Dalam pertandingan itu, Pekanbaru FC menang 2-0. foto: yes

POSMERDEKA.COM, SURAKARTA – Pekanbaru FC Riau sukses melakukan revans sekaligus memberi kekalahan pertama tim Perseden Denpasar dengan skor 2-0, pada lanjutan penyisihan Grup D Babak 16 Besar Liga 4 Nasional 2024-2025, di Stadion Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Selasa (13/5/2025) petang.

Sebagaimana diketahui, Pekanbaru FC pernah dikalahkan Perseden dengan skor 0-2 pada penyisihan Grup W babak 32 besar yang dilangsungkan di Stadion Ngurah Rai Denpasar, Rabu (30/4/2025) malam. Dua gol kemenangan Perseden saat itu diborong penyerang Kadek Yoga Prasetya.

Bacaan Lainnya

Ini menjadi kekalahan pertama Laskar Catur Muka -julukan Perseden- dalam 14 pertandingan Liga 4 sejak putaran zona Bali (6 pertandingan) hingga nasional (8 pertandingan). Meski demikian, peluang Made ”Mucin” Antha Wijaya dan kawan-kawan untuk mewujudkan target promosi ke Liga 3 Nasional, karena masih menyisakan satu pertandingan menentukan melawan Persema Malang.

Sejak peluit kick off ditiup Wasit Marjukih dari Jakarta Barat, pasukan Cempaka Kuning -julukan Pekanbaru FC- langsung menekan Perseden yang tampil di bawah form terbaiknya. Dan baru saja pertandingan berjalan 7 menit, gawang Perseden yang dikawal Faizal Hariyono sudah dibobol winger Pekanbaru FC Ilhan Khalib.

Perseden mencoba bangkit setelah tertinggal satu gol. Namun permainan anak-anak asuhan Pelatih Anak Agung Ketut Bramastra itu belum berkembang, bahkan sering salah passing. Sementara Pekanbaru FC yang dipoles Pelatih Ambrizal menerapkan pressing ketat, dan sesekali melakukan serangan balik.

Strategi coach Ambrizal ini memang membuahkan hasil. Saat Perseden asyik menyerang, Pekanbaru FC berhasil memaksimalkan serangan balik menjadi gol. Diawali tekanan dari sektor kiri pertahanan lawan, Ali Muhamad Ichsan sukses menggandakan keunggulan Pekanbaru FC di menit 43, memanfaatkan bola liar di daerah pertahanan Perseden.

Perseden mencoba membalas di babak kedua, namun pertahanan solid Pekanbaru FC tak mampu mereka tembus. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini membuat Pekanbaru FC memuncaki klasemen Grup D dengan koleksi enam poin dari dua kemenangan beruntun. Sebelumnya, mereka juga menang telak 3-0 atas Persema Malang pada 11 Mei lalu.

Sementara itu, bagi Perseden Denpasar, kekalahan ini jadi pukulan keras. Mereka harus bertarung mati-matian di laga terakhir babak 16 besar yang akan digelar pada 15 Mei mendatang. Di matchday ketiga nanti, Pekanbaru FC akan berhadapan dengan Persikoba Kota Batu, sedangkan Perseden Denpasar menghadapi Persema Malang.

Usai pertandingan, Pelatih Kepala Perseden Anak Agung Ketut Bramastra mengakui menerima kekalahan itu dengan lapang dada, karena para pemainnya memang tampil di bawah form terbaiknya. ”Kita akan evaluasi, semoga anak-anak bisa bangkit di laga penentuan melawan Persema,” harap Coach Bram.

Sementara itu, salah satu Exco Askot PSSI Denpasar Anak Agung Alit Wiartha, yang memantau laga itu dari live streaming PSSI TV, menilai, kekalahan Perseden karena kurang waspada dan tidak mau ambil inisiatif menyerang duluan. ”Tidak seperti main di babak 64 besar maupun 32 besar, kita selalu main cepat dengan lebih dulu inisiatif menyerang,” ungkap pria yang akrab disapa Gung Guntur ini.

Di babak kedua, tambah dia, permainan Perseden sudah membaik meski tertinggil dua gol. Sedangkan Pekanbaru mulai menerapkan strategi bertahan dan mengandalkan serangan balik karena sudah unggul 2-0. ”Anak-anak bermain terlalu berhati-hati, nggak berani keluar menyerang,” imbuh Gung Guntur.

Selanjutnya, Gung Guntur minta para pemain, pelatih dan ofisial Perseden jangan patah semangat. Karena meskipun kalah lawan Pekanbaru, peluang Perseden masih terbuka mewujudkan targetnya lolos 8 besar sekaligus promosi ke Liga 3 Nasional. ”Tetap fokus untuk laga tanggal 15 melawan Persema. Kita harus tampil puputan (habis-habisan). Perseden BISA,” harapnya. yes

SUSUNAN PEMAIN

Pekanbaru FC: Dika Saputra (g), Alvi, Bagus Prasetyo Wibowo, Suhendra Eka Saputra (c), Kiki Nurhadi/Reyhan Vakeby (HT), Ilham Khalib/Zacky Fadhlurohman (78), M. Zulhairi/Iqbal Prasetio (85), Enrico Delfiendra/Rangga Febriadi (78), Wahyu Danil Reza, Dimas Nugraha/Bintang Delpadillah (85), Ali Muhamad Ichsan.

Pelatih: Ambrizal

Perseden: Faizal Hariyono (g), Firman Nur Assydhiq, Made Antha Wijaya (c)/Fauzul Bayani (69), Mohammad Fadly Surya Saputra/Komang Aldita Maha Putra/Asep Tri Wahono (HT), Kurniawan Heru Prasetyo/Wayan Rival Adi Prastama (59), Yulius Larsan Holo, Kadek Yoga Prasetya, Gerry Wilson Umbu Hanji, Antonius Emanuel Sina/Fauzi (69), Putu Melka Yasa Adi Putra.

Pelatih: AA. Ketut Bramastra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses