POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Tuan rumah Perseden Denpasar mengakhiri babak penyisihan Grup O babak 64 besar Liga 4 Nasional 2024-2025 dengan hasil imbang, setelah ditahan tim juru kunci Universitas Halu Oleo Muhammad Zamrun Firihu Football Club (UHO MZF FC) dari Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Sabtu (26/4/2025) malam.
Hasil imbang 0-0, pastinya tak menggoyahkan posisi tim kebanggaan masyarakat Denpasar itu sebagai juara Grup O dengan nilai 7 dari tiga laga (2 kali menang dan sekali seri). Sementara wakil Aceh, Peureulak Raya secara mengejutkan tampil sebagai runner up, berhak mendampingi Perseden lolos ke babak 32 besar (lihat klasemen akhir Grup O di bawah, -red).
Pasca dibantai Perseden 1-5 pada laga kedua, Peureulak Raya bangkit memenangi laga ”hidup mati” dengan skor 4-2 atas Persipu FC Depok (Jabar). Dengan demikian , Peureulak Raya finish dengan nilai 6 dari 3 laga (2 kali menang dan sekali kalah).
Senior-junior
Dalam laga yang tak menentukan itu, pelatih Perseden Anak Agung Ketut Bramastra benar-benar merotasi pemainnya lebih dari 60 persen, dengan kombinasi senior-junior. Alasannya jelas, memberi kesempatan kepada pemainnya terutama mereka yang kurang menit bermain.
Seperti di posisi penjaga gawang, Coach Bram menyimpan kiper utama Faizal Hariyono yang tak masuk line up. Posisi kiper diisi Komang Adi Wiraguna dan kiper ketiga Bima Bayu Budiawan masuk line up (pemain cadangan). Ada lagi nama-nama Rexy Sadni, Fauzi, Rainal Dino, Wayan Adi Prastama dan Yonanes Robinso yang diturunkan sebagai stater
Ttidak ada nama sang kapten utama Made ”Mucin” Antha Wijaya sebagai stater, sehingga pemain senior lainnya Asep Tri Wahono sebagai kapten tim. Asep ditemani Firland Tangkas di posisi center bek yang mengawal pertahanan Perseden.
Secara umum, Perseden memang tetap mendominasi permainan. Sejumlah peluang juga berhasil didapat, namun gagal dimaksimalkan menjadi gol. Kapten Mucin sempat dimasukkan menit 66 menggantikan Fauzul Bayani, tetapi tetap saja tak membuahkan hasil. Umpan-umpan jitu sang kapten gagal dimanfaatkan dengan baik.
Dalam sesi kenforensi pers setelah pertandingan, Coach Bram mengaku tak mempermasalahkan hasil di laga akhir. Justru dia mengaku cukup puas dengan performa para pemain pelapis yang diturunkan, setidaknya mereka bisa menembah jam terbangnya di kompetisi yang terbilang ketat ini.
Keputusan dia menyimpan sejumlah amunisi utama Perseden, karena jarak pertandingan menuju 32 besar sangat dekat, sehingga rentan dengan resiko cedera. ”Recovery-nya sangat dekat, sebab tanggal 30 April ini, kita sudah main lagi,” pungkas Coach Bram. yes
Klasemen Akhir
Grup O
1.Perseden 3 2 1 0 6-1 7
2.Peureulak Raya 3 2 0 1 6-7 6
3.Persipu 3 1 0 2 5-7 3
4.UHO MZF 3 0 1 2 2-4 1























