POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Tuan rumah Perseden Denpasar memperbesar peluang mereka lolos 16 besar Liga 4 Nasional, setelah dipertandingan keduanya Grup W Babak 32 Besar, berhasil menggulung Persital FC Talumolo (Gorontalo) dengan skor 3-0, di Stadion Gelora Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (2/5/2025) malam.
Didukung sekitar 2.000 suporternya, termasuk Wakil Gubernur (Wagub) Bali I Nyoman Giri Prasta, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Wali Kota (Wawali) Arya Wibawa, Perseden mendominasi laga tersebut sejak peluit kick off ditiup Wasit Muhamad Holil dari Kabupaten Pasuruan.
Laga Perseden kontra Persital sempat tertunda 15 menit gara-gara hampir seluruh wilayah Bali terkena black out. Menurut informasi black out terjadi karena adanya kelebihan beban pada salah satu pembangkit di Bali, hingga berakibat gangguan pada kabel laut transfer Jawa-Bali.
Byarr…., suporter Perseden yang sudah ada sejak dari pukul 16.00 Wita langsung kegirangan begitu lampu stadion menyala satu persatu. Hati suporter yang tergabung dalam Laskar Catur Muka (LCM) semakin kegirangan karena 15 menit berselang langsung ”dihadiahi” gol pembuka tim kesayangannya.
Adalah sang kapten Made ”Mucin” Antha Wijaya yang membuka kran gol Perseden. Umpan Yulius Larsan Holo, langsung dieksekusi Mucin dengan tembakan datar yang memperdaya jangkauan kiper Persital Mohamad Ayu Nur.
Pendukung tim tuan rumah semakin sumringah ketika di pengujung babak pertama (45+1), Perseden menggandakan keunggulan melalui penyerang sayap Antonius Emanuel Sina. Laga-lagi asist Larsan sebagai kreator terjadinya gol kedua tim kebanggaan masyarakat Denpasar itu.
Di babak kedua, tim besutan pelatih Anak Agung Ketut Bramastra itu tetap bermain menyerang, meski anak-anak Persital mencoba memberi perlawanan lebih sengit dengan gaya permainan keras. Namun hal itu tak mempengaruhi mental tim tuan rumah.
Setelah memberi dua asist, Larsan yang menerima umpan striker Kadek Yoga Prasetya, akhirnya mencetak gol di menit 51 atau babak kedua baru berjalan 6 menit. Larsan layak jadi bintang dalam pertandingan itu, dengan dua asist dan satu golnya itu.
Berbanding terbalik dengan Kadek Yoga yang memborong dua gol kemenanan 2-0 Perseden atas Pekanbaru FC, Rabu (30/4) lalu. Kali ini Kadek Yoga terbilang apes, karena menyia-nyiakan banyak peluang emas mencetak gol. Sedikitnya ada 3 kali Kadek Yoga berhadapan satu lawan satu dengan kiper Mohamad Ayu Nur, tetapi selalu gagal mencetak gol.
Itu makanya Kadek Yoga akhirnya ditarik dengan digantikan Fauzul Bayani di menit 70. ”Tumben saya bantug sekali, tetapi tetap bersyukur tim tetap memenangkan pertandingan. Mudah-mudahan dipertandingan nanti melawan Persigubin, saya kembali mencetak gol,” kata Kadek Yoga, usai laga tersebut.
Terlepas dari masalah finishing (penyelesaian terakhir) timnya, Pelatih kepala Anak Agung Ketut Bramastra mengaku tetap beryukur atas kemenangan Perseden pada krusial sebagai pembuka jalan lolos 16 besar. ”Saya tetap beryukur dengan kemenangan ini, masalah kelemahan dan kekurangan tim, kita segera akan evaluasi untuk match ketiga melawan Persigubin,” ujar coach Bram, dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.
Sementara itu, manajer/pelatih Persital FC Ilmudin Adam mengaku menerima kekalahan timnya dengan lapang dada. ”Kemampuan lawan (Perseden) memang di atas rata-rata tim kami. Persiapan kami juga sangat singkat untuk menghadapi kompetisi ini,” ujarnya.
Hal senada juga dilontarkan kapten Persital FC Abdul Haris Wenas. Ia tidak malu mengakui kemampuan rata-rata pemain Perseden memang di atas dari timnya. ”Saya dan teman-teman harus akui kemampuan Perseden memang masih di atas kami,” ungkapnya. yes
SUSUNAN PEMAIN
Perseden: Faizal Hariyono (g), Firman Nur Assydhiq, Made Antha Wijaya (c)/Ketut Dedi Setiawan (97), Mohammad Fadly Surya/Fauzi (70), Komang Aldita Maha Putra/Asep Tri Wahono (97), Kurniawan Heru Prasetyo, Yulius Larsan Holo, Kadek Yoga Prasetya/Fauzul Bayani (70), Gerry Wilson Umbu Hanji, Antonius Emanuel Sina/Wayan Rival Adi Prastama (90+1), Putu Melka Yasa Adi Putra.
Pelatih: AA. Ketut Bramastra
Persital FC: Mohamad Ayub Nur (g), Abdul Haris Wenas (c), Rivaldo Anwar, Febriyanto Bagoe/Mohamd Arya (HT), Taufik Anugra Bangol/Mohamad Karim Pau (67), Ismail Adam, Ismunandar Monoarfa, Firmansyah Luawo, Mohamad Fachrul Tobuhu/Andre Ahmad (HT), Frely Mooduto, Febriyanto Tangkudung/Mohamad Ridho Mantali (83)
Pelatih/manajer: Ilmudin Adam
























