Libatkan 5.000 Peserta, Pemkab Bangli Aksi Bersih Sampah di Danau Batur

PEMKAB Bangli melaksanakan aksi bersih sampah masif di kawasan Danau Batur, Kintamani, Minggu (8/3/2026). Foto: ist
PEMKAB Bangli melaksanakan aksi bersih sampah masif di kawasan Danau Batur, Kintamani, Minggu (8/3/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Pemkab Bangli melaksanakan aksi bersih sampah masif di kawasan Danau Batur, Kintamani, Minggu (8/3/2026). Gerakan Bali Bersih Sampah ini melibatkan lebih dari 5.000 peserta dari unsur pemerintah, pelajar, hingga masyarakat. Kegiatan dipimpin Bupati Sang Nyoman Sedana Arta bersama Wakil Bupati I Wayan Diar, serta dihadiri unsur Forkopimda, sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian Danau Batur sebagai sumber air vital di Pulau Bali.

Sekda Bangli, Bagus Riana Putra, menyampaikan, menjaga kelestarian Danau Batur merupakan tanggung jawab bersama. Dengan lingkungan bersih, kualitas air danau dapat terjaga dari pencemaran. “Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan Danau Batur tetap lestari dan memiliki kualitas air baik sehingga terus memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Riana Putra.

Bacaan Lainnya

Lebih jauh disampaikan, aksi ini menindaklanjuti arahan Presiden pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah awal Februari lalu, serta koordinasi Forkopimda Bali. Selain menjaga kebersihan, kegiatan mendukung program Indonesia ASRI dan Bangli BISA.

Aksi dipusatkan di empat titik: Jaba Pura Ulun Danu Songan, Pura Jati, Dermaga Kedisan, dan Desa Trunyan. Sebanyak 5.055 peserta terlibat, mulai dari pegawai OPD, BUMD, hingga ratusan siswa sekolah. Kegiatan juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Makerti Ayuning Danu menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Bupati Sedana arta dalam keterangannya menyebutkan, gerakan masif ini merupakan kelanjutan aksi kebersihan yang dimulai sejak sepekan lalu. “Hari ini kita laksanakan secara masif di Danau Batur dengan membagi peserta menjadi empat kelompok,” jelas politisi PDIP itu.

Dia berujar, kegiatan dirangkaikan pula dengan upacara Pekelem, penebaran 10.000 benih ikan nila, serta penuangan 1.000 liter eco enzyme untuk menjaga kualitas air. Upaya ini diharapkan mendukung ekosistem Danau Batur yang masuk kawasan UNESCO Global Geopark. “Kita ingin menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat menjaga danau sebagai sumber kehidupan. Jika danau terjaga, kesejahteraan masyarakat juga akan makin baik,” pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses