GIANYAR – Bangunan Pasar Rakyat Blahbatuh yang berlokasi di sebelah barat Lapangan Umum Blahbatuh, dipertanyakan anggota DPRD Gianyar. Bangunan yang selesai tahun 2019 itu sampai kini tidak pernah beroperasi, sampai-sampai terkesan mangkrak.
Pandangan itu dilontarkan anggota DPRD Gianyar, I Gusti Ngurah Agung Kapidada, Kamis (19/5/2022). Dia menguraikan, setelah Pasar Umum Blahbatuh terbakar, seharusnya bangunan pasar bisa dimanfaatkan untuk para pedagang. Namun, sayang hingga kini seperti tidak beroperasi.
Dia mengaku hingga kini belum tahu dinas apa yang menjadi penanggung jawab pasar tersebut. Karena itu dia akan membawa persoalan ini ke rapat kerja dengan eksekutif, agar bangunan secepatnya bisa difungsikan.
“Apakah ini Disperindag, PUPR, desa atau di mana? Biar sama-sama kita kawal, agar masyarakat bisa memanfaatkan,” lugasnya.
Anggota Komisi 2 itu memaparkan, bangunan pasar dibangun tahun 2019, dan banyak berisi sekat untuk pedagang. “Waktu monev mencari tempat relokasi pedagang pasca-kebakaran, kami sempat masuk ke dalam. Di dalamnya bagus, tinggal pakai saja,” ungkapnya.
Camat Blahbatuh, I Wayan Gede Eka Putra, menambahkan, pasar tersebut sejatinya sudah beroperasi untuk pedagang daging. Dari hasil penelusuran, pasar tersebut dibangun atas kerjasama Kementerian Perdagangan dan Pemkab Gianyar melalui Dana Tugas Pembantuan.
Dalam bangunan pasar tersebut terdapat sejumlah los dan kios, lokasinya tidak begitu jauh dari permukiman. Akses dari jalan raya juga tidak cukup jauh.
“Sepi Pak, tidak ada yang mau jualan di sini. Kata mereka di sini sepi, makanya memilih keluar dari lokasi pasar,” tutur seorang petugas di pasar tersebut. adi
























