POSMERDEKA.COM, TABANAN – Lapas Kelas IIB Tabanan memfasilitasi kegiatan ibadah kebaktian warga binaan umat nasrani yang melaksanakan doa Natal bersama, dan kegiatan persembahyangan rahina Tilem bagi warga binaan umat Hindu, Senin (30/12/2024). Kegiatan tersebut merupakan upaya konkret Lapas Tabanan dalam memenuhi setiap hak-hak dasar warga binaan.
Kegiatan doa bersama bagi warga binaan umat nasrani dilaksanakan secara daring bersama Yayasan Cahaya Kasih, yang diikuti oleh seluruh Lapas dan Rumah Tahanan Negara se-Indonesia. Sementara persembahyangan Rahina Tilem dilaksanakan di Pura Swagina Lapas Tabanan, yang dipimpin oleh pemangku lapas setempat.
Di Lapas Tabanan terdapat berbagai macam kegiatan pembinaan, yang salah satunya adalah pembinaan kepribadian kerohanian. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu warga binaan dalam mengembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Di Lapas Tabanan juga terdapat pembinaan kepribadian kerohanian bagi warga binaan umat Islam, Hindu, Kristen, dan Buddha.
Kalapas Tabanan, Muhamad Kameily, mengatakan bahwa Lapas Tabanan memberikan kebebasan sepenuhnya bagi warga binaan dalam menjalankan ibadah, sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
“Kami selalu berusaha untuk memfasilitasi setiap kegiatan positif yang dilaksanakan oleh teman-teman warga binaan. Apalagi kegiatan ibadah ini juga merupakan salah satu wujud kegiatan pembinaan yang dilaksanakan di Lapas Tabanan,” ungkap Kameily.
Dia juga berharap agar setiap warga binaan dapat mengikuti kegiatan pembinaan kepribadian kerohanian ini secara ikhlas dan tanpa paksaan. “Meskipun kegiatan pembinaan ini merupakan kegiatan wajib, kami berharap teman-teman warga binaan dapat mengikuti kegiatan secara sukarela dan tanpa paksaan. Dengan iman dan takwa yang kuat, diharapkan pula bisa menjadi pribadi yang lebih tangguh dalam menghadapi setiap cobaan, sehingga tidak mengulangi kesalahan yang sama pada masa depan,” tandasnya. gap
























