Lagi Sehari 7 Pasien Covid-19 Meninggal, Bali Kembali Ranking 3 Nasional

  • Whatsapp

Pasien Sembuh 72 Orang, Kasus Terkonfirmasi Positif Bertambah 80 Orang

DENPASAR – Perkembangan harian pandemi covid-19 di Bali masih berfluktuaktif. Seperti Minggu (27/9/2020), dilaporkan lonjakan kasus meninggal dunia sebanyak 7 orang transmisi lokal yang tersebar di empat kabupaten/kota. Padahal sehari sebelumnya, Sabtu (26/9/2020) berteparan dengan Hari Raya Kuningan, angka kematian sempat menurun 2 orang, mencapai titik terendah dalam satu bulan terakhir ini.

Bacaan Lainnya

Lonjakan ini praktis membawa Bali kembali menempati ranking 3 nasional tambahan harian kasus meninggal dunia, di bawah Jawa Timur 16 orang dan DKI (13), Bali (7), Riau (6), Aceh (5), Banten (5). Sementara Jawa Barat sebagai provinsi yang terpadat penduduknya di tanah air, hanya ada tambahan 1 kasus meninggal dunia.

Secara nasional, jumlah harian pasien yang tutup usia sebanyak 78 orang yang dilaporkan 18 provinsi. Itu artinya, sebanyak 16 provinsi nihil tambahan kasus meninggal dunia. Umumnya, pasien covid-19 yang meninggal dalam perawatan, disertai penyakit penyerta (kormobid) sebelum terjangkit virus yang berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Berdasarkan data harian yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, Minggu (27/9/2020), tujuh pasien meninggal itu dilaporkan empat kabupaten/kota yakni Karangasem, Buleleng dan Tabanan masing-masing 2 orang serta Kota Denpaar 1 orang.

Baca juga :  Mulai Senin, Sebagian Pegawai Pemkab Buleleng Kembali WFH

”Hari ini, ada tambahan 7 pasien meniggal dunia, sehingga totalnya berjumlah 254 orang (2,98%) dengan rincian 252 WNI dan 2 WNA,” kata Sekretaris GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Minggu (27/9/2020).

Yang menarik, dari catatan posmerdeka.com, tambahan 7 pasien meninggal kali ini merupakan yang kelima kali di bulan September ini. Sebelumnya Sabtu (12/9/2020), kemudian Sabtu (19/9/2020), Selasa (22/9/2020) dan Rabu (23/9/2020). Tetapi rekor tertinggi kasus meninggal di Bali masih 14 orang yang terjadi Rabu (9/9/2020) lalu.

Sementara tambahan harian kasus positif baru di hari yang sama Minggu (27/6/2020), GTPP mencatat sebanyak 80 orang melalui transmisi lokal. Dibandingkan dengan perkembangan sehari sebelumnya Sabtu (26/9/2020), kasus positif ada peningkatan 17 orang.

Yang menarik, dari catatan posmerdeka.com, tambahan 7 pasien meninggal kali ini merupakan yang kelima kali di bulan September ini. Sebelumnya Sabtu (12/9/2020), kemudian Sabtu (19/9/2020), Selasa (22/9/2020) dan Rabu (23/9/2020). Tetapi rekor haris tertinggi kasus meninggal di Bali masih 14 orang yang terjadi Rabu (9/9/2020) lalu.

Sementara tambahan harian kasus positif baru di hari yang sama Minggu (27/6/2020), GTPP mencatat sebanyak 80 orang melalui transmisi lokal. Dibandingkan dengan perkembangan sehari sebelumnya Sabtu (26/9/2020), kasus positif ada peningkatan 17 orang.

Sebanyak 7 kabupaten/kota di Bali melaporkan tambahan kasus positif, kecuali Kabupaten Bangli dan Klungkung yang kembali nihil. Rinciannya, Kota Denpasar 24 orang, Badung (20), Gianyar (12), Karangasem (11), Tabanan (5), Jembrana (5) dan Buleleng 3 orang.

Baca juga :  Meninggal Akibat Covid-19 Naik Tajam di Bali, GTPP Ajak Masyarakat Lebih Disiplin

”Dengan demikian, secara kumulatif kasus covid-19 di Bali kini berjumlah 8.532 orang (8.504 WNI dan 28 WNA) yang didominasi transmisi lokal, dimana per hari ini tercatat sebanyak 8.139 kasus,” jelas Rentin yang juga Kalaksa BPBD Provinsi Bali.

Secara nasional, tambahan harian kasus positif tercatat 3.874 orang, sehingga secara kumulatif menjadi 275.213 orang. The big four tetap menjadi penyumbang terbanyak yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sementara Bali ada di peringkat ke-14. Sementara, jumlah harian pasien yang sembuh secara nasional bertambah 3.611 orang, sehingga totalnya menjadi 203.014 orang.

Berbanding terbalik dengan pasien covid-19 di Bali yang sembuh pada hari yang sama, dimana GTPP mencatat sebanyak 72 orang sehingga terjadi penurunan 15 orang, jika dibandingkan di hari sebelumnya Sabtu (26/9/2020) sebanyak 87 orang.

Kali ini, Kabupaten Badung mencatatkan pasien sembuh terbanyak 26 orang, disusul Gianyar 12 orang, Karangasem 11 orang, Denpasar 10 orang, Tabanan 7 orang dan Buleleng 6 orang. Jadi, total pasien covid-19 yang telah sembuh di Bali berjumlah 6.987 orang (81,89 %) dengan rincian 6.963 WNI dan 24 WNA.

Berdasarkan data tersebut di atas, kini pasien (kasus aktif) yang masih menjalani perawatan sebanyak 1.291 orang (15,13%) dengan rincian 1. 289 WNI dan 2 WNA. Mereka dirawat tersebar di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering,

Baca juga :  Musim Depan, IBL Punya Wakil dari Bali dan Solo

Pada bagian akhir, Rentin tak henti-hentinya mengingatkan dan mengajak masyarakat Bali meningkatkan disiplin melaksanakan protokol kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Sebab, menurutnya, dalam upaya pengendalian dan pencegahan covid-19 ini, bukan hanya tugas pemerintah, namun menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat.

Rentin juga kembali menegaskan, bahwa sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan di Bali sesuai Pergub 46 yakni Rp100.000 bagi perorangan, dan Rp1.000.000 bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

”Untuk itu, mari kita dukung upaya pemerintah, dengan disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi covid-19 ini,” ajaknya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.