POSMERDEKA.COM, BANGLI – Serangkain pelaksanaan Bulan Bung Karno 2023 yang mengusung tema “Maha Jnana Segara Kerthi”, Dinas Lingkungan Hidup Bangli kembali menuangkan cairan eco enzym ke Danau Batur, Jumat (9/6/2023). Kegiatan penyelamatan lingkungan itu dipimpin Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta.
Mengambil titik kumpul di Dermaga Kedisan, Kintamani, sebanyak 20 ton 790 liter cairan eco enzym dituangkan di tengah-tengah Danau Batur secara bertahap. Penuangan eco enzym diikuti pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Bangli, para camat di Bangli, Perbekel Desa Kedisan, Forum Penggiat Lingkungan Bali, serta Komunitas Jeep Kaja Kintamani.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangli, Putu Ganda Wijaya, dalam laporannya menyampaikan, penuangan eco enzym ini adalah penuangan kedua yang dilaksanakan Pemkab Bangli. Sekali tuang sebanyak 20 ton 790 liter dengan lokasi di tengah-tengah Danau Batur.
Kegiatan ini akan dilaksanakan secara bertahap hingga bulan Oktober mendatang, dilaksanakan sebanyak 11 kali penuangan dengan target penuangan sebanyak 237 ton.
Bupati Sedana Arta dalam sambutannya menyampaikan, penuangan eco enzym untuk merawat sumber mata air secara bergotong royong. Eco enzym bisa dibuat semua orang dari bahan mudah didapat, yakni dari sisa sayuran dan buah tapi memberi manfaat luar biasa.
Bisa digunakan sebagai penyubur pertumbuhan tanaman atau fertilizer, mengobati tanah, membersihkan air yang tercemar. ”Dan, pembersih yang bebas dari bahan kimia, mudah terurai, dan lembut,” sebutnya.
Eco enzym yang diproduksi di Bangli saat ini sebanyak 237 ton, dibuat swadaya oleh OPD di Pemkab Bangli, BUMD, sekolah-sekolah, pemerintahan desa, PKK, komunitas serta masyarakat.
Dia mengajak seluruh ASN di Pemkab Bangli dan seluruh lapisan masyarakat Bangli untuk semangat bergotong royong membuat eco enzym. “Kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkala dalam rangka menjaga lingkungan, terutama Danau Batur,” ajaknya. gia























