LOTIM – KPU Kabupaten Lombok Timur Lotim mulai merekrut calon anggota panitia pendaftaran pemilih (pantarlih) untuk bertugas pada Pemilu 2024. Sebanyak 4.321 pantarlih yang akan ditugaskan, dan jumlah ini meningkat bila dibandingkan Pemilu 2019 yang hanya sebanyak 3.839 orang.
Data tersebut diungkapkan Kasubbag Perencanaan data dan informasi KPU Lotim, Sri Sartika; di hadapan Sekretaris KPU NTB, Asep Suhlan; dan Kasubag Parhumas, Alesta Reza, saat monev rekrutmen pantarlih di KPU Lotim, Senin (30/1/2023). Menurut Sartika, kenaikan pantarlih dipicu adanya penambahan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dari Kemendagri sebesar 949.962 orang. “Ini juga sesuai dengan yang dilakukan pemetaan oleh KPU beserta PPK, dan sudah diplenokan,” ujar Sri.
Menurut dia, proses pendaftaran calon pantarlih dibuka mulai Kamis (26/1/2023) hingga Selasa (31/1/2023) ini. Jumlah pantarlih disesuaikan dengan jumlah TPS. Untuk TPS khusus di Lotim ada sebanyak dua TPS di lembaga pemasyarakatan (lapas).
Terkait jumlah pemilih di TPS, Sri menyebut rata-rata di semua TPS berjumlah 200 orang. Hanya, ada beberapa TPS di Kecamatan Sembalun yang angkanya hanya 100 pemilih. Ini karena melihat topografi di Sembalun yang pegunungan.
Anggota pantarlih, jelasnya, akan bertugas melakukan pendataan di lingkungan sekitar tempat pemungutan suara (TPS). Berbekal data KPU, petugas mendata sekaligus memverifikasi faktual dari rumah ke rumah untuk memastikan kecocokan data identitas pemilih dengan kediaman yang dihuni.
“Apabila sudah tercantum dan terdata, maka akan kita masukkan dalam Sidalih (Sistem Informasi Data Pemilih) untuk kemudian diberikan stiker di rumahnya. Kita mohon untuk ditempel sebagai calon pemilih Pemilu 2024,” bebernya.
Bila ada warga yang rumahnya belum masuk dalam data, tapi identitas KTP dan kartu keluarga (KK) yang bersangkutan sesuai, maka petugas pantarlih akan memasukkan data tersebut sebagai pemilih sementara.
Asep Suhlan menjelaskan, pola rekrutmen pantarlih mewajibkan pendaftar memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku. Persyaratan diserahkan kepada panitia pemungutan suara (PPS) di masing-masing desa/kelurahan sebelum batas akhir pendaftaran. Persyaratannya sama seperti penyelenggara pemilu lain.
“Tolong rekrutmen yang kini sudah dijalankan, agar bisa dikawal. Sebab, pengumuman yang biasa dilakukan di setiap kantor desa maupun kelurahan, agar bisa diakses di website dan media sosial KPU Lotim,” pesannya.
Asep menambahkan, lantaran wilayah Lotim memiliki topografi antara lain pegunungan di wilayah Kecamatan Sembalun hingga kepulauan di Pulau Maringkik, Kecamatan Keruak, Sekretariat KPU disebut bisa mengusulkan infrastruktur jaringan internet atau Vsat ke KPU RI. Semua itu guna memudahkan proses pemutakhiran data pemilih hingga proses perhitungan di Pemilu 2024. “Bisa diajukan untuk mempermudah dan memperkuat sinyal jaringan internetnya ke KPU RI,” urainya menandaskan. rul























