MATARAM – Anggota Fraksi PDIP DPR RI, Rachmat Hidayat, menyambangi Lingkungan Bermis II di Kelurahan Kembang Sari, Kecamatan Selong, Lombok Timur, Senin (30/1/2023). Dia membesuk Achmad Fadillah, pensiunan ASN Dinas Kehutanan Lombok Timur, yang sakit stroke, untuk memberi bantuan kursi roda elektrik.
Mendapat informasi Fadillah lumpuh karena stroke, Rachmat menghubungi Kementerian Sosial dan minta dikirim kursi roda elektrik sebagai bagian dari program aspirasinya sebagai anggota Komisi VIII. Tidak pakai lama, bantuan dikirim ke Mataram. “Mudah-mudahan ini dapat membantu Pak Fadillah bisa tetap mandiri dalam beraktivitas dan beribadah,” kata dia.
Kerabat dan anak Fadillah menyambut kedatangan Rachmat dan rombongan dengan semringah. Mereka berterima kasih atas perhatian Ketua DPD PDIP NTB tersebut. Rachmat datang dengan didampingi Ketua DPC PDIP Lombok Timur, Ahmad Sukro; anggota DPRD Lombok Timur, Nirmala Luk Santi, Marianah, dan Baiq Nurhasanah. Kebetulan pada hari yang sama, jajaran PDIP Lombok Timur akan menanam pohon di Kecamatan Sakra sebagai bagian rangkaian peringatan HUT ke-50 PDIP sekaligus perayaan HUT ke-76 Megawati Soekarnoputri.
Bagi Rachmat, Fadillah adalah sosok pejuang lingkungan. Rachmat yang mengawali karir politik dari Lotim tahu persis bagaimana Fadillah mendedikasikan karir birokratnya untuk menyelamatkan hutan di Lotim. Fadillah di garis depan memimpin berbagai aksi penghijauan hutan di kawasan Sambelia, salah satu daerah di kaki Gunung Rinjani yang masuk wilayah Lotim. Juga aktif menjaga dan menghijaukan kawasan Gawah Sekaroh, salah satu kawasan hutan di Lombok Timur bagian selatan.
“Bantuan ini tentu tak akan sebanding dengan dedikasi dan pengabdian beliau,” puji Rachmat.
Aksi penghijauan dengan menanam pohon, sambungnya, berperan besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan hidup. Sebab, pohon mampu memproduksi oksigen, menyimpan karbon, dan bahkan menghasilkan buah maupun bahan obat yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Pohon juga menjadi tempat berlindung dan rumah dari berbagai spesies binatang.
Rachmat menekankan, penghijauan dan menanam pohon adalah cara terbaik merawat kehidupan. Dan itulah mengapa Megawati terus menginstruksikan seluruh kader bergerak konkret dalam merawat bumi secara bersama-sama.
Kustadi dari Sentra Paramita Mataram, unit kerja milik Kementerian Sosial di NTB, menambahkan, kursi roda elektrik untuk Fadillah bersumber dari Program Aspirasi Rachmat Hidayat. Harga satu unit mencapai Rp27 juta. “Kursi roda elektrik ini canggih, karena dilengkapi dengan berbagai fitur yang memudahkan penderita mengoperasikan secara mandiri dan mudah,” ungkapnya.
Fadillah langsung mencoba kursi roda elektrik di halaman rumahnya. Sejumlah petugas dari Sentra Paramita Mataram membantu dengan menerangkan fungsi kursi fitur dan cara mengoperasikannya. Fadillah dan keluarga terlihat menyimak dengan saksama.
Untuk tahun 2023 ini, Rachmat berujar menyiapkan program penyaluran beragam bantuan sosial untuk masyarakat di Pulau Lombok, tanpa memandang latar belakang, kepentingan, maupun strata sosialnya. Siapa pun warga Lombok yang memerlukan bantuan terkait tupoksi Komisi VIII DPR, dia menggaransi akan membantu tanpa ada birokrasi bertele-tele dan potongan apa pun dia.
“Setiap bantuan tersebut akan dipublikasi secara terbuka dan transparan, sebagai bagian dari akuntabilitas saya sebagai wakil rakyat dari Dapil Pulau Lombok,” tandas salah satu tokoh kharismatik dari Provinsi NTB ini. rul























