DENPASAR – Kian masifnya gerakan berbagi untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 dan PPKM dari sejumlah eksponen di Bali, turut merembet ke jajaran KPU Denpasar. Bermodalkan hasil saweran seluruh staf dan komisioner, terkumpul sejumlah paket sembako yang dibagikan kepada warga di wilayah Denpasar, Senin (26/7/2021). Karena jumlahnya terbatas, penentuan wilayah yang disasar memakai parameter tingkat partisipasi masyarakat (parmas) tertinggi saat Pilkada Denpasar 2020 lalu.
Untuk di wilayah Denpasar, gerakan “KPU Peduli” itu menyasar masyarakat umum, panti asuhan, dan warga difabel. Paket sembako yang dibagikan terdiri dari beras, minyak goreng, telur ayam, mi instan dan kopi. “Kegiatan ini merupakan empati dan perasaan senasib sepenanggungan kami, keluarga besar KPU Kota Denpasar, terhadap masyarakat yang paling terdampak dari pandemi Covid-19 di Denpasar,” kata Ketua KPU Denpasar, I Wayan Arsajaya; didampingi Sekretaris KPU Denpasar, Made Wirawan.
Dia menguraikan, selain donasi jajaran komisioner dan sekretariat, sejumlah donatur dan tokoh masyarakat di Denpasar juga turut memberi sumbangan untuk kegiatan ini. Hasil keseluruhan berupa 130 paket sembako yang disalurkan oleh komisioner dan sekretariat dengan menyasar masyarakat di Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan; dan Desa Tegal Harum, Denpasar Barat. Untuk di Kelurahan Serangan, bantuan yang diserahkan diterima secara simbolis oleh Lurah Serangan, Wayan Karma, di hadapan warga penerima. Bantuan juga diarahkan ke Panti Asuhan Tat Twam Asi Denpasar, penyandang difabel tuna rungu di Jalan Trijata, dan penyandang schizofernia di wilayah Denpasar Selatan.
Disinggung titik penyaluran bantuan, Arsajaya berujar dipilih berdasarkan capaian parmas tertinggi dalam Pilkada 2020 dan kepemiluan sebelumnya. Sebagai catatan, Kelurahan Serangan yang tertinggi di Kota Denpasar, dan Desa Tegal Harum juga diapresiasi karena sinergitas penyelenggara dan pimpinan wilayah berinovasi serta berkreativitas dalam sosialisasi Pilkada 2020 lalu. “Kami berharap aksi sosial semacam ini dapat membawa kebaikan, sebagai bagian dari masyarakat turut serta mendorong upaya bersama memutus penyebaran Covid-19,” tandasnya.
Dewi selaku pengasuh di Panti Asuhan Tat Twam Asi mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diterima. Dia berujar bantuan itu sangat bermanfaat untuk anak-anak asuh di tengah situasi sulit seperti saat ini, yang juga dirasakan pihak yayasan. “Semoga bantuan ini tidak terputus, dan semoga pandemi ini lekas berlalu,” ucapnya usai menerima bantuan. hen






















