POSMERDEKA.COM, LOTENG – Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan bahwa perbedaan warna politik antara tiga pemimpin di wilayah Sunda Kecil bukan halangan untuk memajukan masyarakat di Provinsi Bali, NTB dan NTT. “Saya berwarna merah, Pak Gubernur NTB itu warnanya putih, dan Pak Gubernur NTT berwarna kuning. Tapi kami ini punya kesamaan untuk bersatu jika untuk kepentingan rakyat, apalagi untuk kemajuan Sunda Kecil,” tegasnya saat menyampaikan sambutan usai penandatanganan MoU Kerja Sama Regional Bali, NTB dan NTT di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah (Loteng), Selasa (25/11/2025).
Koster yang juga Ketua DPD PDIP Bali menegaskan, perbedaan warna politik pemimpin antara Provinsi Bali, NTB dan NTT tidak menjadi halangan bagi ketiganya melakukan kerja sama antarwilayah tetangga. Kerja sama yang digagas kali ini, dalam rangka melanjutkan sejarah keberadaan Sunda Kecil, yang terbentuk pada 14 Agustus tahun 1958 lalu. “Jadi, kami bersepakat sedari awal, jika untuk kepentingan rakyat maka warna baju kita yang berbeda akan kita tanggalkan,” tegasnya.
Lebih lanjut dikatakan, persatuan dan kesatuan tetap menjadi kompas utama. Perbedaan politik tiga gubernur dalam wilayah Sunda Kecil justru akan memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika. “Kami hari ini hadir untuk meneguhkan komitmen bersama, untuk membangun Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera,” jaminnya.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menjelaskan, inisiasi kerja sama ini berawal dari pertemuan informal antara ketiga gubernur, yang kemudian berkembang menjadi kesadaran kolektif tentang kuatnya keterikatan ketiga daerah. “Awalnya kami hanya kongko-kongko bertiga. Dari diskusi itu, kami sampai pada satu kesadaran bahwa tiga provinsi ini bukan sekadar harus bekerja sama, tapi ditakdirkan untuk bekerja sama. Ini adalah takdir buat kami,” terang politisi Gerindra ini.
Lebih jauh diungkapkan, kesamaan visi dan tantangan inilah yang semakin menguatkan semangat kerja sama Bali, NTB dan NTT. “Kesamaan visi ini makin meyakinkan kami bahwa kerja sama antara tiga saudara ini adalah sebuah takdir,” imbuhnya menegaskan.
Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, mengungkapkan, pemerintah pusat merespons baik kerja sama yang dilakukan tiga provinsi ini. Jadi, ada dua tugas penting yang dimandatkan, yakni pengembangan pariwisata dan industri. Dia bercerita memberi Koster kain songket NTT warna merah, karena tahu Koster kader PDIP.
“Pak Lalu Iqbal dengan kain warna putih, itu adalah simbol Partai Gerindra. Tapi warna kain yang berbeda ini jadi corak kita bertiga kompak dan bersatu, untuk mengejar ketertinggalan Sunda Kecil,” tandasnya. rul kampungbet kampungbet kampungbet























