POSMERDEKA.COM, BANGLI – Kecelakaan maut akibat rem blong truk pengangkut semen pada Kamis (10/7/2025), mengakibatkan empat orang meninggal. Kasatlantas Polres Bangli, AKP Ni Luh Putu Deniani, mengaku masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan maut di jalan jurusan Bangli- Kintamani, tepatnya di Banjar Bangle, Desa Kayubihi, Bangli itu. Kecelakaan tersebut merenggut empat nyawa, dan merusak sejumlah kendaraan dan rumah warga.
Dari hasil penyelusuran, sopir truk pengangkut semen diketahui bernama Siswanto dengan alamat Jalan Jenggala, Desa Gedangan, Kecamatan Sidoarjo, Jawa
Berdasarkan hasil penyelidikan, terangnya, Siswanto diketahui berangkat dari Surabaya, Jawa Timur dengan tujuan mengirim semen ke wilayah Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Korban mengalihkan rutenya melewati Buleleng dan Bangli, karena jalur utama di wilayah Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Tabanan tidak bisa dilalui akibat jebol. “Karena jalur putus, truk dialihkan melewati Buleleng,” ujarnya, Jumat (11/7/2025).
Sopir truk diperkirakan tidak mengenal medan, sehingga saat melalui jalur Bangli rem truk blong dan menjadi pemicu utama tragedi tersebut.
Deniani menegaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kondisi dan kelayakan truk sebelum kecelakaan terjadi. Sampai kini dia menunggu keterangan saksi ahli dari perusahaan produsen kendaraan tersebut. Selain itu jumlah pasti muatan semen yang diangkut juga diselidiki.
Untuk meringankan beban keluarga yang tertimpa musibah, Wadirditlantas Polda Bali, AKBP I Gede Putra; didampingi Wakapolres Bangli, Kompol Willa Jully Nendissa; dan Kasatlantas AKP Ni Luh Putu Deniani memberi bingkisan. Yang menerima pihak keluarga almarhum I Nengah Resep (70), warga Banjar Bangklet, Kayubihi; dan Ni Nengah Rania, (71) warga Banjar Palaktiying. Pihak Jasa Raharja menyerahkan santunan masing-masing Rp50 juta.
AKBP I Gede Putra menyampaikan ucapan bela sungkawa atas kejadian ini. “Semoga arwah almarhum diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan. Musibah ini kita tidak bisa prediksi, yang terpenting almarhum tenang di!alam sana,” ucap mantan Kapolres Bangli ini. gia
























