KOI Puji Komitmen Kemenpora Lanjutkan Pelatnas SEA Games Vietnam

  • Whatsapp
KETUA Umum KOI Raja Sapta Oktohari memberi keterangan di sela-sela temu media yang digagas Kemenpora di Jakarta, Selasa (4/5/2021). foto: dok

JAKARTA – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari memuji komitmen Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk melanjutkan pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang sudah berjalan tahun ini meski SEA Games Vietnam batal digelar tahun ini.

Okto, sapaan karib Raja Sapta, mengatakan keputusan Kemenpora untuk melanjutkan pelatnas itu adalah bukti pemerintah fokus terhadap pembinaan prestasi olahraga.

Bacaan Lainnya

“Terima kasih kepada Kemenpora sehingga anggota kami bisa terus menyelenggarakan latihan. Terkait penundaan SEA Games, kami masih menunggu jadwal SEA Games dan ASEAN Para Games, sehingga jika tahun depan tetap diadakan, maka SEA Games menjadi sasaran utama menuju Olimpiade,” kata Okto dalam siaran pers KOI di Jakarta, yang dilansir dari antaranews. Senin (12/7/2021).

SEA Games Vietnam yang dijadwalkan berlangsung 21 November-2 Desember diputuskan ditunda hingga pertengahan tahun depan. KOI sebelumnya mengajukan keberatan terhadap usulan penundaan karena masalah anggaran.

Namun Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memastikan anggaran tak akan menjadi masalah sehingga pelatnas masih dapat terus berjalan karena mayoritas cabang olahraga yang masuk dalam Surat Keputusan (SK) pelatnas tahun ini juga bakal dipertandingkan pada Asian Games 2022.

Baca juga :  MotoGP Mandalika Tawarkan Potensi Branding Sangat Besar bagi Indonesia

Tercatat ada 20 cabang olahraga dan Komite Paralimpiade Nasional (NPC) yang terdaftar dalam “Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional”, yaitu angkat besi, bulu tangkis, tenis, wushu, atletik, balap sepeda, voli pantai, dayung (kano dan rowing), karate, menembak, panahan, catur, senam artistik, judo, renang, sepak bola, taekwondo, pencak silat, boling dan selancar.

Sebanyak 18 dari 20 cabang olahraga tersebut juga akan dipertandingkan dalam ajang Asian Games 2022 Hangzhou. “Bantuan ini tidak tertuju pada multievent tertentu sehingga secara administrasi tidak ada masalah. Dalam penganggaran, kami juga harus menyiapkan diri untuk Asian Games dan ASEAN Para Games. Jadi, tidak ada anggaran ganda,” ucap Zainudin.

“Kami meminta Komite Olimpiade Indonesia tetap stand by apabila SEA Games jadi digelar, dan menginformasikan kepada Kemenpora kapan waktu pelaksanannya. Yang jelas, pelatnas tetap berlangsung,” tambahnya.

SEA Games Federation atau SEAGF masih menunggu keputusan panitia terkait pelaksanaan SEA Games Vietnam 2021. Rapat lanjutan rencananya akan berlangsung setelah Olimpiade 2020 Tokyo. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.