TABANAN – Kodim 1619/Tabanan menggelar kegiatan menghimpun, menyusun, dan inventarisasi data perlawanan wilayah atau wanwil Semester II TA 2020, Senin (28/9/2020). Kegiatan tersebut bertema ‘Optimalkan Kualitas Data Wanwil yang Valid dan Lengkap, serta Akurat, sebagai Pendukung Terwujudnya Wilayah Pertahanan Negara yang Tangguh, Dalam Rangka Memelihara Data Wanwil’.
Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf. Toni Sri Hartanto, mengatakan pada masa pandemi Covid-19 ini, selain kegiatan dalam rangka pendisiplinan masyarakat yang dilaksanakan secara rutin dan semakin masif, juga dihadapkan dengan pengamanan Pilkada 2020. “Walaupun demikian, kita juga harus tetap melaksanakan program-program dari komando atas, untuk mendukung dan memelihara kemampuan satuan teritorial di wilayah,” ungkap Toni kepada jajarannya.
Dia juga menyoroti kegiatan pendisiplinan masyarakat, yang sekarang dilaksanakan bersama kepolisian dan instansi terkait, guna mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tabanan. “Kepada rekan-rekan yang bertugas di lapangan agar laksanakan 3-M, yang merupakan tiga hal pokok yang harus dilaksanakan, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Tak kalah penting juga agar anggota tetap menjaga imun tubuh, dengan cara berolahraga dan pola hidup bersih dan sehat, serta makan yang teratur,” ujarnya.
Dikatakan, payung hukum sudah jelas, yaitu Inpres No. 6 Tahun 2020, Pergub Bali No. 46 Tahun 2020, dan Perbup Tabanan No. 44 Tahun 2020. “Jadi, kita laksanakan tugas tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab, dengan mengedepankan cara humanis, dan tetap berkoordinasi dengan aparat terkait, sehingga penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tabanan dapat diminimalkan,” tukas Toni.
Anggota babinsa diminta agar
mengomunikasikan lagi dengan satgas gotong royong di desa untuk memajukan dan
mengaktifkan kembali satgas gotong royong dalam memutus mata rantai penyebaran
Covid-19. “Juga mengimbau kepada warga yang telah sembuh dari Covid-19 untuk bersedia
melaksanakan donor plasma darah agar tujuan dalam proses
penyembuhan lebih cepat,” ujarnya.
Terkait pilkada, Dandim Tabanan menekankan
kepada seluruh
anggota agar tetap menjaga netralitas TNI. “Kita harus bersifat
netral. Buku netralitas TNI agar dibaca kembali. Laksanakan pengamanan pilkada
dengan baik, serta berkoordinasi dengan aparat terkait untuk melaksanakan
patroli, karena sekarang kampanye lebih banyak daring atau online dan vicon,”
tutupnya. gap























