Kertha Gosa Jadi Balai Restorative Justice

KEPALA Kejati Bali, Ade Sutiawarman, bersama Bupati Suwirta meresmikan Balai Restorative Justice di Kertha Gosa, Rabu (20/4/2022). Foto: ist

KLUNGKUNG – Kertha Gosa dijadikan Rumah Keadilan Restoratif (Restorative Justice/RJ) setelah Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Ade Sutiawarman; bersama Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, meresmikan Balai Restorative Justice di Kertha Gosa, Rabu (20/4/2022).

Peresmian turut disaksikan Wakil Ketua II DPRD Klungkung, Tjokorda Gde Agung; dan Kepala Kejaksaan Negeri Klungkung, Shirley Manutede.

Bacaan Lainnya

Ade Sutiawarman dalam sambutannya mengaku menyambut baik kegiatan ini, apalagi dilaksanakan di tempat yang sangat bersejarah di Klungkung.

Dia berharap melalui rumah ini dapat menambah pengetahuan dan pemahaman masyarakat secara komprehensif, tentang manfaat serta penyelesaian tindak pidana melalui konsep restorative justice.

“Kepada seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Klungkung untuk bisa menjaga, merawat dan menumbuhkembangkan eksistensinya agar rumah restorative justice dapat terus berkontribusi serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pesannya.

Shirley Manutede menambahkan, pembentukan Rumah Keadilan Restoratif merupakan tempat penyelesaian perkara di luar persidangan (afdoening buiten process). Ini sebagai alternatif solusi memecahkan permasalahan penegakan hukum dalam perkara tertentu.

Selain itu, Kertha Gosa juga memberi gambaran tentang proses peradilan di masa lalu. Kertha Gosa sebagai tempat berlangsungnya peradilan terbuka dinilai mencerminkan kearifan lokal di bidang nilai keadilan dan keterbukaan dalam sistem hukum.

Baca juga :  NTT-NTB Berkolaborasi Kembangkan Produk Kerajinan

Dalam sambutannya, Bupati Suwirta menceritakan sejarah singkat Kertha Gosa, yang pada masa kerajaan difungsikan sebagai tempat sidangnya Sesuhunan (raja tertinggi) di Klungkung dengan raja-raja bawahan di seluruh Bali.

Balai Kertha Gosa juga dipakai sebagai tempat menghaturkan pemijian (bersantap) bagi para bhagawanta (pendeta kerajaan) yang menghadap Sesuhunan, dan dipakai tempat menerima datangnya bangsa-bangsa asing.

Berdasarkan arti dan sejarah singkat tersebut, dia memandang sangat tepat dipilihnya area Kertha Gosa yaitu Balai Kambang sebagai rumah Restorative Justice di Klungkung.

“Area Kertha Gosa ini juga merupakan salah satu objek wisata di Klungkung, sehingga dengan ditetapkannya Balai Kambang sebagai Balai Restorative Justice Kejaksaan Negeri Klungkung dapat menambah daya tarik wisatawan untuk mengunjungi Kertha Gosa,” pujinya. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.