POSMERDEKA.COM, MATARAM – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) akan menjadikan Universitas Mataram (Unram) sebagai pusat penelitian rumput laut di Indonesia. Hal ini lantaran Unram telah memiliki global seaweed protect yang mampu mengungkit rumput laut menjadi sebuah hasil yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.
Wakil Mendiktisaintek, Prof. Stella Christie, mengaku takjub atas keberhasilan Unram mengembangkan global seaweed protect tersebut. Sebab, dunia tanpa rumput laut berarti kehancuran bagi fungsi ekologis dan juga ketahanan pangan bumi.
‘’Potensi rumput laut kita di dunia mencapai 12 miliar US dollar. Ini artinya, kita adalah produsen nomer satu di dunia, maka saya datang ke Unram adalah bentuk keseriusan pemerintah untuk mengembangkan rumput laut di Indonesia,’’ ujar Prof. Stella saat mengunjungi Laboratorium Seaweed Protect di Unram usai mengisi kuliah umum, Minggu (18/5/2025).
Ia mengaku bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat serius mengembangkan hilirisasi pada produk sumberdaya alam di Indonesia selama lima tahun kedepan. Karena itu, dengan potensi rumput laut yang begitu besar di perairan Indonesia, tentunya pengembangam rumput laut tinggal dikembangkan.
‘’Saya siap mengalokasikan Rp1,8 triliun dana riset dari LPDP untuk pengembangan rumput laut yang sudah dilakukan Unram. Ini.adalah cara kita dalam mengurangi angka kemiskinan di kawasan pesisir yang selama ini masuk kantong kemiskinan,’’ jelas Prof. Stella.
Lebih lanjut dikatakan alokasi total dana riset akan diarahkan untuk pusat pembangunan, pengembangan dan penelitian rumput laut sebagai bahan material di bidang farmasi, kosmetik dan makanan. Terlebih, Unram telah mampu menemukan jenis rumput laut Kappaphycus “liar” yang diduga sebagai spesies baru dan berpotensi sebagai jenis rumput laut unggul.
‘’Di sini, tugas kita di kementrian itu adalah menjembatani perguruan tinggi dengan industri. Nah, karena Unram sudah mampu menemukan spesies baru dan unggul, maka ini lebih enak sehingga insentif dan programnya sudah jelas untuk dapat menyejahterakan masyarakat pesisir,’’ Prof. Stella.
‘’Intinya, saya optimis hilirisasi Pak Prabowo yang masuk ke Asta Cita kelima akan terwujud dengan pengembangan rumput laut yang sudah dikembangkan Unram,’’ sambungnya menandaskan. rul























