Kemendikdasmen Alokasikan Revitalisasi 18 SD dan 4 SMP di Bangli Berbasis Dapodik

KONDISI bangunan ruang guru di SDN 1 Kawan yang sangat memprihatinkan. Selain bantuan pusat dari Kemendikdasmen, Pemkab Bangli turut mengucurkan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk membenahi fasilitas tiga sekolah dasar, yakni SDN 1 Kawan, SDN 1 Demulih, dan SDN 3 Bebalang. Foto: ist
KONDISI bangunan ruang guru di SDN 1 Kawan yang sangat memprihatinkan. Selain bantuan pusat dari Kemendikdasmen, Pemkab Bangli turut mengucurkan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk membenahi fasilitas tiga sekolah dasar, yakni SDN 1 Kawan, SDN 1 Demulih, dan SDN 3 Bebalang. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan program revitalisasi sarana prasarana sekolah untuk 18 SD dan 4 SMP di Kabupaten Bangli. Penyaluran bantuan yang bersumber dari anggaran pemerintah pusat tersebut, bertujuan meningkatkan mutu pendidikan melalui penyediaan fasilitas belajar yang lebih layak.

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bangli, Ida Bagus Maha Arta, menyampaikan pengerjaan fisik di lapangan telah dimulai di dua SD dan satu SMP, sedangkan sekolah lainnya masih menunggu proses verifikasi kelayakan. Sistem penetapan sekolah penerima bantuan sepenuhnya mengacu pada keakuratan input Data Pokok Pendidikan (Dapodik) masing-masing satuan pendidikan. “Besaran alokasi anggaran bervariasi menyesuaikan volume kerusakan, dengan rentang nilai mencapai Rp800 juta untuk tingkat SD hingga di atas Rp1 miliar untuk tingkat SMP,” terangnya, Rabu (26/8/2026).

Read More

Lebih jauh diutarakan, pusat mentransfer dana bantuan secara langsung ke rekening sekolah penerima untuk dikelola melalui skema swakelola. Pelibatan masyarakat setempat dalam pengerjaan swakelola, diharap mampu menghasilkan kualitas bangunan yang lebih baik. Pun menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas pendidikan di daerahnya.

“Pengawasan tetap kami perketat agar mutu pengerjaan fisik sesuai standar teknis. Kami mewanti-wanti pihak sekolah agar jangan memulai pekerjaan sebelum anggaran resmi masuk ke rekening sekolah demi mencegah timbulnya permasalahan hukum di kemudian hari,” tegasnya.

Selain bantuan pusat dari Kemendikdasmen, Pemkab Bangli turut mengucurkan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk membenahi fasilitas tiga sekolah dasar, yakni SDN 1 Kawan, SDN 1 Demulih, dan SDN 3 Bebalang. Alokasi APBD tersebut difokuskan pada perbaikan kerusakan berat bangunan, termasuk rehabilitasi ruang guru di SDN 1 Kawan. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.