Kecewa, Kader PDIP Malah Dukung Kader Demokrat

LENJU Kertawangi menaiki patung banteng. foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Salah seorang kader militan PDIP, Lenju Kertawangi, memilih jalur berbeda dengan kolega separtainya. Kader asal Desa Adat Gelogor, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud ini mengaku kecewa karena kurang perhatian.

Ditemui pada Senin (23/10/2023), dia mengungkapkan kekecewaannya terhadap anggota DPR RI dari PDIP, karena minim perhatian dan tidak pernah membawa bantuan. “Karena itulah saya dan warga pilih beda jalur,” cetusnya.

Read More

Hanya, pilihan “beda jalur” ini khusus untuk caleg ke DPR RI. Sesuai hasil paruman desa adat, warga sepakat mendukung Supadma Rudana, caleg dari Partai Demokrat. Alasannya, sejak tahun 2019, Supadma Rudana rutin memberi bantuan untuk pembangunan di desanya. Selain itu, Supadma juga berasal dari Desa Adat Gelogor.

“Masa desa kami terus dibantu (tapi) kami tidak memberinya dukungan? Karena itu, sesuai paruman, kami sepakat mendukung caleg yang memberikan bantuan ke desa,” ungkapnya. “Kami harus balas budi, yang membantu dan berbuat untuk desa pasti akan didukung,” sambungnya.

Lenju mengklaim merupakan kader militan PDIP, tapi kurang diperhatikan. “Untuk apa kami mendukung caleg yang tidak pernah berbuat untuk desa?” sindirnya.

Menurutnya, tidak salah beda jalur dengan partai dalam memilih caleg. Apalagi khusus untuk DPR RI saja. Untuk DPRD Gianyar dan DPRD Bali, mereka tetap mendukung caleg dari PDIP yang banyak membantu pembangunan di desa.

Lenju berujar untuk mendapat dukungan warga memang harus berbuat dulu. “Jangan memberi janji manis, tapi setelah jadi tidak ingat dengan janji-janji,” tudingnya. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.