Maju Pileg 2024, Warga KLU Minta Rannya Lanjutkan Kiprah Ayah

BACALEG DPR RI Dapil NTB II (Pulau Lombok), Rannya Agustyra Kristiono, bersama Yayasan Haji Bambang Kristiono (HBK) Peduli menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur'an di Dusun Montong, Desa Rampek, Kecamatan Gangga, KLU. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, MATARAM – Bacaleg DPR RI Dapil NTB II (Pulau Lombok), Rannya Agustyra Kristiono, bersama Yayasan Haji Bambang Kristiono (HBK) Peduli menghadiri peletakan batu pertama Rumah Tahfidz Al-Quran Ukhuwah Datu di Dusun Montong, Desa Rampek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU). Rumah Tahfidz ini merupakan milik Yayasan Bersama Umat.

Peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an sekaligus dirangkaikan silaturrahim dengan Tim Pengelola Kebun Kurma Ukhuwah Datu Pola Nyakap dan Pengurus Yayasan Bersama Umat yang mengelola Rumah Tahfidz Al-Quran.

Read More

Dalam dialognya, Rannya diminta konsisten melanjutkan kiprah dan perjuangan ayahnya yang juga anggota DPR RI asal Dapil NTB-2 (Pulau Lombok) Fraksi Partai Gerindra, (alm) Bambang Kristiono (HBK). Kebaikan HBK diakui masyarakat Lombok Utara.

Dalam sambutannya, Rannya yang berterima kasih atas sambutan masyarakat. Khususnya pengelola Yayasan Bersama Umat yang mengelola Rumah Tahfidz Al-Quran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, ibu Rannya, Dian Adrianti Kristiono, hadir pula R. Mardi Hardjono yang lebih karib disapa Sang Alang yang juga pencipta lagu ‘2019 Ganti Presiden’. Pula Pembina Yayasan Bersam Umat Agim, Ketua Yayasan Hafiez Ghulam, Sekretaris Erwin, dan Bendahara Agus Hariadi.

Rannya mohon maaf bila sekiranya ada kesalahan yang dilakukan HBK selama berinteraksi dengan masyarakat Lombok Utara. ‘’Saya datang bersama ibu Dian Adrianti Kristiono, terima kasih sudah menerima kami dengan sangat hangat. Kami juga mohon maaf atas kesalahan, khilaf selama menjadi wakil rakyat Pulau Lombok di DPR RI,’’ ujar Rannya, Senin (23/10/2023).

Rannya menegaskan, akan melanjutkan seluruh ikhtiar perjuangan dan pengabdian HBK, sesuai dengan permintaan masyarakat. ‘’Alhamdulillah, saya berkomitmen untuk melanjutkan semua kebaikan beliau (HBK). Hal-hal positif yang telah dilakukan akan berusaha semaksimal mungkin untuk saya terus lakukan. Sekuat tenaga dan semampu saya. Untuk masyarakat Pulau Lombok,’’ katanya.

Rannya mengaku beruntung bisa bertemu dan bertatap muka dengan masyarakat. Dia mengaku akan mengawal pembangunan Rumah Tahfidz Al-Quran yang dikelola Yayasan Bersama Umat itu. ‘’Saya merasa terhormat diundang hadir mengikuti kegiatan pelatan batu pertama pembangunan rumah tahfidz yang insyaallah akan terus saya kawal hingga beroperasi nanti,’’ ungkapnya.

Rannya juga menyerahkan bantuan kitab suci Al-Quran untuk mendukung keberadaan Rumah Tahfidz Al-Quran. Tak hanya Al-Quran, Dian Adrianti Kristiono menyerahkan bantuan uang kepada pengelola yayasan.

Terpisah, Ketua Tim Pengelola Perkebunan Kurma Ukhuwan Datu Pola Nyakap NTB, Oak Datuk, memaparkan, Rumah Tahfidz Al-Quran memang dibangun di tengah perkebunan kurma. ‘’Rumah tahfidz ini akan dibangun di tengah perkebunan kurma yang dikembangkan oleh Yayasan Ukhuwah Datu. Rumah tahfidz ini akan dibangun di areal seluas 20 are yang merupakan lahan wakaf,’’ ungkap dia.

Menurut Oak Datuk, di wilayah KLU, justru nama HBK sangat harum. Hal itu menyusul, penyaluran air bersih selalu dilakukan olehnya .

“Alhamdulillah putri beliau, Rannya Agustyra Kristiono juga ikut menyumbang untuk pembangunan rumah tahfidz ini, semoga setiap lantunan bacaan kitab suci dari anak anak kita menjadi ladang amal bagi almarhum,’’ papar dia. ‘’Di Lombok Utara ini, nama HBK sangat harum, kalau ada air bersih pasti ada HBK,’’ katanya.

Sang Alang berharap Rannya dapat terpilih menjadi anggota DPR RI dari Dapil NTB II/P. Lombok pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang. ‘’Saya mengajak Rannya untuk melanjutkan kebaikan orang tuanya, almarhum HBK sangat harum namanya di Pulau Lombok terutama terus berjuang untuk masyarakat selama beliau mengabdikan diri menjadi wakil Pulau Lombok di Senayan,’’ ujarnya.

‘’Kami berharap tahfidz ini nantinya menjadi tempat pengkaderan generasi-generasi qurani ke depannya, semoga setelah peletakan batu pertama ini bisa menjadi awal dari mimpi besar kita,” tandas Sang Alang. rul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.