Kebakaran Restoran Dream Island Mertasari Diduga Karena Ini

  • Whatsapp
RESTORAN Dream Island, kawasan Pantai Mertasari, Desa Sanur Kauh, Kota Denpasar terbakar pada Selasa (17/11/2020) malam. Tampak puing-puing sisa kebakaran tersebut. Foto: ist
RESTORAN Dream Island, kawasan Pantai Mertasari, Desa Sanur Kauh, Kota Denpasar terbakar pada Selasa (17/11/2020) malam. Tampak puing-puing sisa kebakaran tersebut. Foto: ist

DENPASAR – Sebuah restoran yang berada di Pantai Dream Island, kawasan Pantai Mertasari, Desa Sanur Kauh, Kota Denpasar mengalami kebakaran pada Selasa (17/11/2020) malam. Kebakaran yang diduga karena korsleting listrik ini menghanguskan bangunan restoran yang dikelola Desa Adat Intaran tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa, saat dikonfirmasi Rabu (18/11/2020) menerangkan, kebakaran restoran tersebut terjadi sekitar pukul 21.15 Wita. Informasi awal diterima petugas dari warga, Ida Bagus Agung Prenata Putra. “Setelah menerima informasi tersebut, kami langsung menerjunkan Tim Damkar dari Pos Juanda, Pos Mahendradatta, Pos Cokro, dan Pos Induk BPBD Kota Denpasar ke lokasi kejadian. Juga menyertakan Tim Ambulans PSC Pos Juanda dan Tim TRC BPBD Kota Denpasar,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Menurut Gus Joni, upaya pemadaman memakan waktu hingga dua jam. Adapun luas are yang terbakar sekitar 2 are. Diketahui bangunan restoran tersebut berbahan kayu dan beratap alang-alang sehingga cepat terbakar habis. “Kebakaran ini diperkirakan karena korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk kerugian materiil, belum diketahui,” terangnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Intaran, Anak Agung Alit Kencana, mengatakan, restoran yang berada di Taman Inspirasi Dream Island, kawasan Pantai Mertasari, Sanur Kauh ini baru beberapa hari lalu diserahkan ke desa adat. Sebelumnya restoran tersebut dikelola pihak swasta. “Saat kejadian Selasa malam, saya dihubungi sekitar jam 9 dan langsung ke TKP. Memang saat itu restoran sudah tutup pada jam 8 sebelum kebakaran terjadi,” tuturnya dihubungi via telepon.

Baca juga :  Update Covid-19 di Denpasar: Pasien Sembuh Bertambah 31 Orang, Positif 19 Orang

Agung Alit mengungkapkan, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Desa Adat Intaran sebenarnya tengah menyusun rencana penataan Taman rekreasi Dream Island. Rencananya kawasan ini akan dibuka lebih luas lagi untuk berbagai kegiatan wisata termasuk tempat pesta pernikahan sehingga bisa bermanfaat lebih banyak untuk masyarakat dan memberi pemasukan untuk desa adat. Sayangnya, belum apa apa restoran tersebut terbakar. Atas kejadian ini, prajuru Desa Adat Intaran segera akan melakukan rapat.

Soal kerugian materiil, Bendesa Intaran mengatakan, pihaknya masih melakukan penghitungan. Setelah kejadian ini, Taman Rekreasi Dream Island ditutup sementara sambil menunggu pihak kepolisian melakukan penyelidikan. “Kami amankan TKP-nya dulu. Kami tunggu arahan polisi, nanti baru kami buka kembali,” pungkasnya. 026

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.