Mudrayasa Nekat Menghabisi Nyawa Tangkas, Ini Motifnya!

  • Whatsapp
TERSANGKA Mudrayasa ditahan di Mapolres Buleleng. Foto: ist
TERSANGKA Mudrayasa ditahan di Mapolres Buleleng. Foto: ist

BULELENG – Motif peristiwa penganiayaan berujung pembunuhan Gede Mertayasa alias Tangkas (38) oleh Ketut Mudrayasa (35) yang sama-sama warga Dusun Kubuanyar, Desa Kubutambahan, Buleleng, berhasil diungkap oleh jajaran Satreskrim Polres Buleleng. Mudrayasa nekat menghabisi nyawa Tangkas yang masih tetangganya itu, lantaran memiliki sentimen pribadi. Tersangka sering ditantang berkelahi oleh korban.

Dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng, Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol AA Wiranata Kusuma, mengatakan, dari penuturan para saksi-saksi saat dimintai keterangan, sebelum kejadian, korban Tangkas sempat menantang tersangka Mudrayasa yang disampaikan kepada adik tersangka. “Motifnya sentimen. Ya, mungkin karena sering di tempat masing-masing mereka minum ada gesekan dan adu mulut,” ungkap Kompol Wiranata, Rabu (18/11/2020).

Bacaan Lainnya

Puncaknya, pada Senin (16/11/2020) pukul 17.30 Wita, korban mendatangi rumah tersangka dan menantang. Seketika Mudrayasa langsung mengambil sebilah badik (tah) dan menebas Tangkas secara membabi buta, sehingga korban mengalami luka parah dan tewas. Saat kejadian ada beberapa orang berada disekitar rumah tersangka.

“Sekarang ini kasusnya ditangani Satreskrim Polres Buleleng. Untuk tersangka sudah ditahan, saksi sudah ada sebanyak 5 orang yang dimintai keterangan termasuk juga tersangka. Kemungkinan nanti akan berkembang (penambahan saksi) sesuai perkembangan,” terang Kompol Wiranata.

Baca juga :  Pemantapan UN SMP/MTs di Denpasar Berintegritas

Sebelumnya, korban Gede Mertayasa alias Tangkastewas usai ditebas menggunakan senjata tajam (sajam) berupa badik (tah) oleh Ketut Mudrayasa, yang juga sama-sama masih satu kampung di Dusun Kubuanyar, Desa kubutambahan, Senin (16/11/2020) sore. Korban mengalami luka robek pada bagian dada, luka robek pada perut sampai usus terburai keluar dan luka pada kedua tangan.

Korban langsung dilarikan ke RSUD Buleleng dan dinyatakan tewas akibat luka parah. Sementara pelaku Mudrayasa usai melancarkan aksi kejinya, dengan gentel langsung menyerahkan diri ke Polsek Kubutambahan. 018

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.