Kasus PMK Mereda, Penyisiran Vaksinasi di Bangli Tetap Berlanjut, Ini Pesan Kadis PKP Bangli

PETUGAS Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli melakukan penyisiran untuk vaksinasi ternak sapi. Sejak gencar vaksinasi, kasus penyakit penyakit mulut dan kuku mulai mereda di Bangli. Foto: ist
PETUGAS Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli melakukan penyisiran untuk vaksinasi ternak sapi. Sejak gencar vaksinasi, kasus penyakit penyakit mulut dan kuku mulai mereda di Bangli. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Belakangan memang tidak ditemukan kasus penyakit mulut dan kuku (PM), tapi Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli tetap melakukan  penyisiran untuk vaksinasi ternak sapi. Sejak gencar vaksinasi, kasus penyakit ini mulai mereda di Bangli.   

Kadis PKP Bangli, I Wayan Sarma, Rabu (6/9) mengatakan, sejauh ini kasus PMK sudah tidak ada di Bangli. Namun, jajarannya tetap mengintensifkan vaksinasi bagi sapi yang ada. “Kami rutin lakukan vaksinasi PMK guna mencegah kembali merebaknya penyakit tersebut. Lebih baik baik mencegah daripada mengobati,” ujarnya.

Read More

Lebih lanjut  disebutkan, saat mulai merebaknya penyakit PMK di Bali, untuk di Bangli ditemukan delapan ekor sapi terindikasi terjangkit. Hanya, berkat kerja sama seluruh pihak, kejadian tersebut bisa diatasi dengan baik. Dan, sampai saat ini kasus PMK di Bangli tidak ada.

“Meski tidak ada kasus aktif, kami tetap menerapkan strategi penanganan seperti biosecurity, vaksinasi dan pengawasan mobilitas ternak,” urainya.

Disinggung jumlah vaksinasi yang diterima Bangli, birokrat asal Kecamatan Tembuku ini menyebut total yang diterima sebanyak 45.750 dosis. Yang disalurkan sebanyak 33.071 dosis, dan tersisa lagi 12.679 dosis. “Akhir tahun ini semua vaksinasi kami target telah didistribusikan dengan sasaran  54 ribu ekor sapi,” ungkapnya.

Kepada peternak, dia mengimbau untuk selalu waspada terhadap serangan PMK. Caranya, peternak harus mematuhi ketentuan yang dilakukan pemerintah. “Meski nihil kasus, peternak jangan pernah lengah, kewaspadaan agar tetap dilakukan,” sarannya. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.