Kasus Pertikaian Dua Keluarga di Kaliasem Kini Ditangani Polres Buleleng

KASIHUMAS Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya. Foto: dok

BULELENG – Penanganan kasus pertikaian berdarah antara dua keluarga yakni keluarga Putu Mas Merta (47) dan keluarga Kadek Arsana alias Toris (50) di Banjar Dinas Lebah, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng, kini ditangani secara penuh oleh Satreskrim Polres Buleleng.

Seperti diketahui, akibat pertikaian berdarah antara dua keluarga itu pada Jumat (5/3/2022) malam, ada 6 orang mengalami luka-luka hingga dilarikan ke rumah sakit.

Read More

Dari keluarga Putu Mas, ada 4 orang mengalami luka-luka yakni Putu Mas mengalami pendarahan di otak, istrinya Luh Ayu Widiani (47) mengalami luka lebam tangan kanan, anaknya Kadek Bayu Widana (19) mengalami luka tusuk di perut kiri serta kepala belakang kiri, dan Komang NM (14) mengalami luka dalam di bagian kepala dan dada.

Sementara dari keluarga Kadek Arsana, ada 2 orang yang menjadi korban. Keduanya yakni Kadek Arsana alias Toris mengalami luka pada bagian kepala atas sebelah kanan dan anaknya Gede Porda (30) mengalami patah tulang tangan kiri.

Kedua belah pihak yang sama-sama merasa menjadi korban dalam kasus tersebut dan saling melapor ke polisi.

Kasihumas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya, mengatakan, sejauh ini penanganan kasus pertikaian dua keluarga yang masih tetanggaan itu sepenuhnya ditangani oleh Polres Buleleng.

Meski demikian, penanganan masih tetap dilakukan bersama-sama dengan Unit Reskrim Polsek Banjar. Mengingat kedua pihak yang terlibat pertikaian saling lapor polisi.

Upaya penyelidikan masih terus dilakukan untuk bisa mengetahui secara pasti peristiwa sebenarnya yang terjadi. “Pelimpahan dari Banjar kemarin sore,” kata AKP Sumarjaya, Selasa (8/3/2022).

Pertimbangan penanganan kasus ini kini ditangani Polres Buleleng, dijelaskan AKP Sumarjaya, selain kerena kedua pihak saling lapor ke polisi, hal ini juga dilakukan untuk dapat mempermudah proses penyelidikan. “Jadi, diperlukan keterangan ahli dalam penanganan kasus ini. Makanya ditangani Satreskrim Polres Buleleng,” ujarnya.

AKP Sumarjaya enggan berkomentar lebih lanjut terkait hasil penyelidikan sementara di lapangan. Hanya saja ia membenarkan, jika versi kedua pihak yang terlibat pertikaian ini berbeda-beda, terutama soal titik lokasi insiden berdarah itu.

“Apa sebenarnya terjadi dan bagaimana bisa terjadi dan dimana terjadi, ya besok kami sampaikan dalam rilis yang akan disampaikan terkait hasil penyelidikan sementara,” pungkasnya. rik

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.