Kasus Demam Berdarah Menanjak di Karangasem

  • Whatsapp
KEPALA Dinas Kesehatan Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama. Foto: ist

KARANGASEM – Memasuki musim hujan, ancaman penyakit demam berdarah (DB) mulai masuk Kabupaten Karangasem. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Karangasem, kasus mulai merangkak sejak bulan November 2021 lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama, Rabu (12/1/2022) mengatakan, kasus DB mulai naik sejak November 2021. Sebagai perbandingan, pada November 2020 ada 10 kasus, sedangkan pada November 2021 mengalami kenaikan menjadi 12 kasus.

Bacaan Lainnya

“Untuk Desember 2020 terdapat 19 kasus DB, dan Desember 2021 mengalami sedikit lonjakan yakni menjadi 31 kasus,” terangnya.

Lebih jauh disampaikan, untuk awal tahun 2022, dari tanggal 1 sampai 11 Januari, sudah ada sembilan kasus DB di Karangasem yang tersebar di empat kecamatan.

Di Kecamatan Manggis ada satu kasus, Bebandem (1), Karangasem (1), Abang (3) dan Kubu (3) kasus. Semua pasien sempat dirawat di RSUD Karangasem, dan ada beberapa yang sembuh dan diizinkan pulang.

Terkait kasus DB yang kembali melejit, Putra Pertama mengaku sudah menjalankan fogging atau pengasapan sejak November 2021. Sehari sebelumnya fogging dilaksanakan di Desa Padangbai karena sempat terjadi kasus DB, dan hari ini di Kecamatan Kubu.

“Sebenarnya fogging tidak terlalu efektif mencegah kasus DB, karena fogging hanya membunuh nyamuk, bukan jentiknya. Jadi, harus kembali menerapkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan melakukan 3M plus,” sarannya. nad

Baca juga :  Kasus Harian Positif Covid-19 Indonesia Bertambah 38.325, Pasien Sembuh 29.791 Orang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.