Karya Pitra dan Manusa Yadnya Bersama, Bupati Giri Prasta Apresiasi Semangat Persatuan Krama Blahkiuh

  • Whatsapp
BUPATI Giri Prasta saat menghadiri Karya Pitra Yadnya lan Manusa Yadnya, Desa Adat Blahkiuh, Kamis (1/7/2021). foto: ist

MANGUPURA – Krama Desa Adat Blahkiuh secara rutin setiap 2,5 tahun menggelar Karya Pitra Yadnya Memukur Kinembulan dan Manusa Yadnya secara bersama-sama. Tahun ini yadnya tersebut kembali digelar meskipun di tengah pandemi Covid-19 dengan menaati protokol kesehatan ketat.
Semangat krama Blahkiuh ini mendapat apresiasi positif dari Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta.

Saat menghadiri puncak upacara tersebut pada Kamis (1/7/2021), Bupati Giri Prasta memberikan apresiasi dan dukungan atas semangat persatuan yang telah ditunjukkan krama Desa Adat Blahkiuh untuk melaksanakan yadnya bersama-sama sebagai wujud dharmaning leluhur.

Bacaan Lainnya

“Atas nama Pemkab Badung, kami sangat mendukung. Semoga karya ini berjalan dengan baik. Kami juga mengingatkan agar masyarakat tetap melaksanakan prokes yang ketat, dan yang belum divaksin agar segera melakukan vaksinasi, sehingga dapat mengurangi penyebaran virus corona,” katanya.

Bupati Giri Prasta menekankan pentingnya Karya Pitra Yadnya Kinembulan dan Manusa Yadnya. Menurutnya upacara Pitra Yadnya/Atiwa-Tiwa, Atma Wedana dan Sarwa Prakerti ini merupakan sebuah sarana upacara untuk menyucikan Atma sehingga menjadi Dewa Hyang Gurudan melinggih di merajan rong tiga.

Dia mengatakan, banyak rangkaian dari upacara nyekah yang patut dilaksanakan oleh krama. Mulai dari ngangget don bingin,murwa daksina, meprelina puspa, meajar-ajar, dan terakhir mamitang ke Pura Dalem dan ngelinggihang di merajan. “Kami harapkan semua prosesi upacara tersebut dapat diikuti oleh semua keluarga sebagai tanggung jawab serta wujud bakti kita kepada leluhur yang diupacarai,” pintanya.

Baca juga :  LKP Miko Yessica Raih Juara Tiga Nasional

Bendesa Adat Blahkiuh, I Gusti Agung Ketut Sudaratmaja, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung, DPRD Badung, dan aparat terkait yang telah menghadiri dan ikut mandoakan agar karya ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Karya Mamukur Kinembulan di Desa Adat Blahkiuh hingga tahun ini telah berlangsung 9 kali, dilaksanakan setiap 2,5 tahun sekali.

Mamukur kali ini diikuti 48 sawa, metatah/mesangih 70 orang, mapetik 64 orang, dan tutug kelih 47 orang. Mengenai biaya, dikenakan urunan Rp5 juta per sawa. Pesertamesangih dan tutug kelih juga dikenakan biaya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati didampingi Anggota DPRD Badung asal Blahkiuh I Gusti Ngurah Shaskara dan Ni Luh Kadek Suastiari. Hadir pula anggota DPRD Badung Ni Luh Putu Sekarini bersama I Made Ponda Wirawan, Kadis Kebudayaan Gde Eka Sudarwitha, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa, PHDI serta Perbekel Blahkiuh.

Sebagai wujud bakti terhadap pelaksanaan karya, Bupati menyerahkan dana punia Pemkab Badung sebesar Rp250 juta serta secara pribadi Bupati juga mapunia Rp25 juta. nas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.